Beras SPHP Laku Keras di Pasar Terong Makassar, Harga Murah Berkualitas

Beras SPHP Jadi Pilihan Warga Pasar Terong Makassar

Beras SPHP, yang merupakan program pemerang dari Perum Bulog, terus menjadi pilihan utama masyarakat di Pasar Terong Makassar. Program ini bertujuan untuk menyediakan beras berkualitas dengan harga yang terjangkau dan stabil, sehingga dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Harga resmi beras SPHP adalah Rp12.500 per kilogram, lebih murah dibandingkan beras medium dan premium. Dengan harga yang kompetitif ini, beras SPHP menawarkan kualitas yang setara dengan beras komersial, sehingga banyak diminati oleh konsumen.

Ketersediaan dan Penjualan Beras SPHP

Beras SPHP disalurkan ke berbagai tempat seperti pasar tradisional, ritel modern, hingga Kantor Pos. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan bahwa semua masyarakat dapat mengakses bahan pokok secara merata.

Menurut pedagang beras di Pasar Terong, Herman, penjualan beras SPHP terbilang cukup baik setiap hari. Ia menyebutkan bahwa harga beras SPHP saat ini dijual seharga Rp62.500 per karung, atau Rp12.500 per kilogram.

“SPHP persak 62.500, untuk perkilo 12.500,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa permintaan dari pembeli terus mengalir tanpa henti. Bahkan, dalam sehari biasanya sekitar 50 sak beras SPHP terjual.

“Penjualannya lumayanlah, tiap hari ada terus keluar,” katanya.

Dibandingkan dengan beras biasa, penjualan beras SPHP justru lebih banyak karena faktor harga yang lebih murah namun tetap memiliki kualitas bagus.

“Biasa pengeluarannya lebih banyak dari beras biasa karena murah dan bagus kualitasnya,” tambahnya.

Pengawasan Harga oleh Perum Bulog

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa harga beras di lapangan masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga beras SPHP adalah Rp12.500 per kilogram, sedangkan beras premium dijual seharga Rp14.900 per kilogram.

“Tidak ada yang lebih tinggi dari HET,” jelasnya.

Selain beras, harga minyak goreng juga dipastikan stabil dengan harga Rp15.700 per liter.

“Di seluruh pengecer semuanya ada bannernya, kalau saya lihat,” ungkapnya.

Menurutnya, transparansi harga menjadi kunci pengawasan di tingkat pengecer. Pengecer-pengecer, baik beras SPHP maupun minyak goreng, memasang banner harga sehingga para penjual tidak boleh menjual lebih dari harga HET.

Keuntungan Bagi Konsumen

Program beras SPHP memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi keluarga dengan pendapatan menengah ke bawah. Dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangan harian tanpa harus mengorbankan kualitas.

Kehadiran beras SPHP juga membantu mencegah inflasi harga bahan pokok di pasar. Dengan adanya program ini, harga beras tetap stabil meskipun terdapat fluktuasi di pasar umum.

Kesimpulan

Beras SPHP menjadi solusi efektif untuk menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat. Dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang baik, program ini sangat diminati oleh konsumen. Selain itu, pengawasan yang ketat oleh Perum Bulog memastikan bahwa harga tetap sesuai dengan HET, sehingga masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan aman dan nyaman.

Pos terkait