Pencairan THR ASN dan Polri 2026 Masih Tunggu Regulasi
Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, anggota Polri, serta pensiunan pada tahun 2026 masih dalam proses penyelesaian regulasi. Pemerintah telah memastikan bahwa anggaran sebesar Rp 55 triliun sudah siap untuk pembayaran THR tersebut. Target pencairan diharapkan dilakukan pada awal bulan Ramadhan atau sekitar 10–14 hari sebelum Lebaran.
Meski demikian, hingga akhir Februari dan awal Maret 2026, pemerintah belum mengumumkan tanggal resmi pencairan THR. Hal ini dikarenakan kepastian jadwal pencairan masih menunggu rampungnya Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar hukum pencairan anggaran THR.
Aturan THR ASN 2026 Masih Diproses
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa regulasi pencairan THR ASN 2026 saat ini masih dalam tahap finalisasi. Pemerintah sedang menyusun PP sebagai aturan teknis pencairan THR yang bersumber dari APBN.
“Regulasi itu sedang diproses, akan segera keluar. Tapi bukan kami yang mengumumkan, nanti Presiden yang akan mengumumkan,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). Ia juga menegaskan bahwa anggaran THR sudah tersedia di kas negara.
TASPEN Ingatkan Waspada Hoaks THR Pensiunan 2026
Di sisi lain, PT TASPEN mengimbau para pensiunan agar waspada terhadap informasi palsu atau hoaks terkait pencairan THR 2026. Melalui unggahan resmi Instagram @taspen pada Kamis (26/2/2026), TASPEN menegaskan bahwa hingga kini pihaknya masih menunggu terbitnya PP sebagai dasar hukum pembayaran THR pensiunan tahun 2026.
Artinya, belum ada jadwal resmi pencairan THR pensiunan PNS sebelum PP tersebut diterbitkan pemerintah. Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi TASPEN, termasuk website dan Call Center 1500-919.
THR Cair Berapa Hari Sebelum Lebaran?
Sebelumnya, Purbaya sempat menyampaikan target pencairan THR ASN. “(Pencairan THR) minggu pertama puasa,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Rabu (18/2/2026). Mengacu pada PP Nomor 11 Tahun 2025, THR ASN dibayarkan paling cepat 15 hari kerja sebelum Idulfitri.
Berdasarkan Sidang Isbat Kementerian Agama, Ramadan 1447 H dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026. Jika Idulfitri diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, pencairan THR ASN berpotensi dimulai pada akhir Februari atau awal Ramadan. Meski demikian, tanggal pasti masih menunggu regulasi teknis terbaru yang akan diterbitkan pemerintah.
Anggaran THR ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 55 triliun untuk pembayaran THR ASN, TNI, Polri, dan pensiunan pada 2026. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp 49,9 triliun. Dana tersebut diperuntukkan bagi sekitar 10,5 juta penerima, meliputi ASN, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, hakim, serta pensiunan.
Komponen dan Besaran THR ASN 2026
Mengacu kebijakan tahun sebelumnya, komponen THR ASN meliputi:
- Gaji pokok
- Tunjangan melekat
- Tunjangan kinerja hingga 100 persen (ASN pusat, TNI, Polri, dan hakim)
- ASN daerah menerima THR sesuai kemampuan fiskal daerah.
- Pensiunan menerima THR sebesar uang pensiun bulanan.
- CPNS menerima THR sebesar 80 persen gaji pokok.
Dengan regulasi hampir rampung dan anggaran sudah tersedia, publik kini tinggal menunggu pengumuman resmi Presiden terkait THR cair tanggal berapa 2026 untuk ASN, Polri, dan pensiunan.





