Kehilangan Walisson Maia, Arema FC Harus Hadapi Tantangan Berat
Kabar buruk menimpa Arema FC menjelang laga penting melawan Bali United. Salah satu idola Aremania, Walisson Maia, yang baru bergabung di putaran kedua musim 2025/2026, harus absen hingga akhir musim karena cedera serius.
Walisson Maia, bek asal Brasil, didatangkan Arema FC pada 5 Februari 2026 dengan skema bebas transfer dari klub Liga Brasil, Vila Nova FC. Pemain berusia 34 tahun tersebut tampil dalam empat pertandingan atau 307 menit bermain bagi Arema FC di putaran kedua Super League 2025/2026 tanpa mencatatkan gol maupun assist.
Sayangnya, Walisson Maia harus mengakhiri kiprahnya di musim ini lebih cepat karena cedera patah tulang Fibula. Cedera tersebut terjadi ketika Arema FC melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada Kamis, 26 Februari 2026 silam.
Dokter Arema FC, dr Nanang Tri Wahyudi, menjelaskan bahwa proses pemulihan Walisson Maia membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. “Dia (Walisson) patah tulang fibula, butuh waktu pemulihan mungkin sekitar tiga bulan,” ujarnya. Nanang menambahkan bahwa Walisson Maia akan absen hingga akhir musim 2025/2026.
Kehilangan Walisson Maia tentu menjadi kerugian besar bagi Arema FC. Apalagi, tim asuhan Marcos Santos akan menghadapi lawan-lawan berat di laga-laga mendatang di Super League 2025/2026. Terdekat, Arema FC akan menjamu Bali United di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Jumat, 6 Maret 2026 dalam lanjutan match day ke-24 Super League 2025/2026. Patut dinantikan bagaimana strategi pelatih Arema FC setelah kehilangan salah satu pemain andalannya.
Arema FC Dapat Dua Pemain Persija Jakarta
Arema FC berhasil memperkuat skuadnya dengan mendatangkan dua pemain kawak Persija Jakarta di putaran kedua lalu. Kedua pemain tersebut adalah Hansamu Yama dan Rio Fahmi.
Persija Jakarta terlebih dahulu mengumumkan pelepasan Rio Fahmi dan Hansamu Yama di Instagram resminya, Sabtu (31/2/2026). “Persija Jakarta melepas Rio Fahmi dan Hansamu Yama dengan status pinjaman di 15 laga sisa BRI Super League 2025/2026. Sebuah keputusan yang lahir dari pertimbangan matang dan tidak mudah bagi semua pihak. Doa kami akan selalu menyertai setiap langkah kalian,” tulis akun Persija Jakarta.
Hanya berselang 2 jam kemudian, Arema FC memperkenalkan Rio Fahmi dan Hansamu Yama sebagai rekrutan anyar di Instagram mereka. Tak disangka, keputusan Arema FC amankan duo pemain Persija Jakarta itu benar adanya tepat.
Marcos Santos langsung memasang kedua pemain Persija Jakarta di starting line up-nya. Hansamu Yama dipasang di pos bek tengah, sedangkan Rio Fahmi menggantikan Achmad Maulana yang cedera di pos bek kanan. Bahkan, Hansamu Yama langsung mendapatkan kehormatan penting sebagai kapten tim padahal belum lama bergabung.
Hansamu Yama dan Rio Fahmi pun langsung membayar kontan kepercayaan tersebut. Hansamu sukses mencatatkan 1 gol, sementara Rio Fahmi mencatatkan 1 assist. Berkat penampilan itu, Arema FC tampak seperti pepatah diberi hati minta jantung.
Ambisi Permanenkan Dua Pemain Pinjaman
Berdasarkan informasi dari akun Instagram fans base Arema FC, @lionssfanss, Rabu (25/2/2026), Arema FC dikabarkan ingin permanenkan Rio Fahmi dan Hansamu Yama di akhir musim nanti. Akun tersebut menyebut jika keinginan Arema FC itu diungkap oleh General Manager mereka, Yusrinal Fitriandi.
“BREAKING: Manajemen Arema sudah memikirkan tentang masa depan tiga pemain pinjamannya di bursa transfer pemain paruh musim Super League 2025-2026. Pihak klub akui tertarik permanenkan duo pinjaman dari Persija Jakarta, Ilham Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata,” tulis @lionssfanss.
Bicara peluang, persaingan cukup ketat bagi Arema FC untuk mendapatkan Rio Fahmi yang masih memiliki kontrak sampai 2028. Sementara untuk Hansamu Yama lebih terbuka diamankan karena kontraknya akan usai pada akhir musim 2025/2026 mendatang. Patut dinantikan keputusan apa yang akan diambil manajemen Persija Jakarta terkait gerak-gerik Arema FC yang ingin permanenkan Rio Fahmi dan Hansamu Yama.





