Berduka, DPRD Kabupaten Sragen Kehilangan Istri Ketua
Kabar duka datang dari DPRD Kabupaten Sragen. Kepergian istri dari Suparno, Ketua DPRD Kabupaten Sragen, yaitu Hertati Wahyuningsih, menjadi peristiwa yang menyedihkan bagi seluruh masyarakat Sragen.
Kabar meninggalnya Hertati disampaikan melalui akun resmi Pemkab Sragen dan Sekretariat DPRD Kabupaten Sragen pada hari Minggu (1/3/2026). Almarhumah meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat setempat.
Akun Pemkab Sragen menulis ucapan duka atas kepergian Hertati. Dengan kalimat-kalimat penuh rasa belasungkawa, mereka menyampaikan:
- “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.”
- “Turut berduka cita atas wafatnya Ibu Hertati Wahyuningsih, istri Bapak Suparno, S.H., Ketua DPRD Kabupaten Sragen.”
- “Semoga almarhumah diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.”
- “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Aamiin.”
Pernyataan ini mencerminkan rasa prihatin yang mendalam dari pemerintah daerah terhadap kehilangan besar yang dialami oleh keluarga Suparno.
Segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sragen juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhumah. Mereka memanjatkan doa terbaik agar beliau mendapatkan ampunan atas segala khilaf, diterima amal ibadahnya, serta memperoleh tempat mulia di sisi Allah SWT.
- “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.”
- “Segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sragen menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Ibu Hertati Wahyuningsih, istri dari Bapak Suparno, SH selaku Ketua DPRD Kabupaten Sragen.”
- “Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.”
- “Semoga keluarga yang ditinggalkan, khususnya Bapak Ketua DPRD Kabupaten Sragen Suparno, SH, senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.”
- “Al-Fatihah.”
Doa-doa ini ditujukan tidak hanya untuk almarhumah, tetapi juga untuk keluarga yang ditinggalkan, khususnya Suparno. Kepergian Hertati Wahyuningsih menjadi kehilangan besar bagi keluarga dan masyarakat Sragen.
Perahu Kehidupan yang Berubah
Kepergian seorang anggota keluarga sering kali menjadi momen yang sangat berat. Bagi Suparno, kehilangan istri adalah pengalaman yang pahit dan sulit untuk dilupakan. Namun, dengan dukungan dari keluarga, kerabat, dan masyarakat, ia akan memiliki kekuatan untuk melewati masa-masa sulit ini.
Masyarakat Sragen, yang telah mengenal Hertati baik secara langsung maupun melalui cerita-cerita orang lain, merasa kehilangan sosok yang baik dan penuh kasih. Kehadirannya memberikan kehangatan dan semangat bagi banyak orang.
Harapan untuk Keluarga yang Ditinggalkan
Dukungan moral dan spiritual sangat penting dalam menghadapi kehilangan seperti ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat merasa tenang dan diberikan kekuatan untuk melanjutkan perjalanan hidupnya. Doa dan dukungan dari masyarakat akan menjadi bentuk kepedulian yang tulus.





