Berita duka, mantan Wapres RI Try Sutrisno tutup usia

Img 20240520 144927
Img 20240520 144927

Kabar Duka: Mantan Wakil Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno Meninggal Dunia

Mantan Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 06.58 WIB. Ia mengembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, dalam usia 90 tahun. Kabar duka ini disampaikan oleh mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Letjen TNI (Purn) Albertus Budi Sulistya, yang membenarkan kematian mantan tokoh nasional tersebut.

Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935 di Surabaya. Ia dikenal sebagai tokoh militer yang memiliki perjalanan panjang dalam dunia pertahanan dan pemerintahan. Istri dari Try Sutrisno adalah Tuti Sutiawati. Salah satu anaknya, Letjen Kunto Arief Wibowo, juga seorang perwira TNI.

Jejak Karier yang Menginspirasi

Sebelum memasuki dunia politik, Try Sutrisno meniti karier di Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga mencapai jabatan tertinggi sebagai Panglima ABRI. Kepemimpinannya yang tegas dan kedekatannya dengan rakyat menjadikannya salah satu figur penting pada masa transisi politik di era Orde Baru.

Berikut beberapa posisi penting yang pernah dipegang oleh Try Sutrisno:

  • Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD): 1986–1988
  • Panglima ABRI (sekarang TNI): 1988–1993
  • Ketua Umum PBSI: 1985–1993

Peran dalam Pemerintahan

Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia dari 11 Maret 1993 hingga 11 Maret 1998, mendampingi Presiden Soeharto. Sebelumnya, ia dijabat oleh Soedharmono, dan setelahnya digantikan oleh B.J. Habibie.

Dalam masa kepemimpinannya, Try Sutrisno tergabung dalam partai Golkar (1993–1999), kemudian beralih ke PKP. Selama masa jabatannya, ia dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai isu nasional dan memiliki pengaruh besar dalam struktur pemerintahan.

Aktivitas Pasca Jabatan Wakil Presiden

Setelah pensiun dari jabatan Wakil Presiden, Try Sutrisno tetap aktif dalam berbagai forum purnawirawan TNI. Ia sesekali muncul dalam acara kenegaraan, termasuk peringatan HUT TNI. Aktivitasnya selalu mendapat perhatian dari publik karena reputasinya sebagai tokoh nasional yang memiliki kontribusi besar dalam sejarah bangsa.

Kenangan dari Masyarakat

Try Sutrisno dikenal tidak hanya sebagai tokoh militer dan politik, tetapi juga sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat. Ia sering hadir dalam acara-acara yang diprakarsai oleh Foko (Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-Polri), sebuah organisasi yang mengundang para senior untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman.

Beberapa foto yang sempat diabadikan dalam acara tersebut menunjukkan wajah senyum dan keakraban antara Try Sutrisno dengan para peserta.

Peringatan dan Apresiasi

Kabar kematian Try Sutrisno langsung mendapat respons dari berbagai pihak, termasuk rekan-rekan sejawat, keluarga, dan masyarakat luas. Banyak yang menyampaikan belasungkawa atas kepergiannya, serta mengenang jasa-jasanya dalam membentuk fondasi bangsa yang lebih baik.

Seluruh perjalanan hidup dan karier Try Sutrisno menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda, terutama dalam bidang militer dan politik. Ia telah meninggalkan jejak yang tak terlupakan dalam sejarah Indonesia.

Pos terkait