Berita Terkini: Remaja Ditemukan Tewas Tersangkut di Plafon Gudang Sekolah Manggar

Simbol Listrik 169 1
Simbol Listrik 169 1

Kejadian Mencekam di Sekolah Pariwisata Belitung Timur

Pagi yang tenang di lingkungan SMK Pariwisata Desa Kurnia Jaya, Kecamatan Manggar, mendadak berubah menjadi mencekam. Kejadian ini terjadi pada Senin (2/3/2026), ketika seorang guru honorer yang sedang membersihkan gudang sekolah menemukan sesosok tubuh laki-laki yang tersangkut di atas plafon.

Korban diketahui bernama MR (16), yang merupakan warga Dusun Cemara 1, Desa Kurnia Jaya. Penemuan ini langsung membuat pihak sekolah dan warga sekitar geger. Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, AKP Ryo Guntur Triatmoko, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh saksi bernama M. Anugrah Sepdiyansyah.

Saksi yang merupakan guru di sekolah tersebut awalnya bermaksud membersihkan gudang. Sesampainya di lokasi, ia melihat material plafon sudah berjatuhan ke lantai. Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian melihat jendela gudang dalam keadaan sudah terbuka. Rasa curiga semakin kuat saat ia melihat ada benda asing yang tersangkut di bagian atas plafon gudang.

“Saat saksi mengintip melalui jendela gudang, ia menyadari bahwa benda yang tersangkut tersebut adalah jasad manusia. Saksi langsung melaporkan temuan itu ke pihak sekolah yang kemudian diteruskan ke Polsek Manggar,” ujar AKP Ryo.

Mendapat laporan tersebut, Unit Identifikasi Polres Beltim langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi memakan waktu karena posisi korban berada di rangka atap. AKP Ryo menjelaskan, dari hasil pengamatan awal di lapangan, diduga korban masuk ke dalam area plafon melalui bagian luar bangunan. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya sarana yang digunakan korban untuk memanjat.

“Di luar ruangan, kami menemukan dua buah meja yang disusun bertumpuk. Diduga kuat meja tersebut digunakan korban sebagai pijakan untuk naik ke plafon luar sebelum akhirnya masuk ke bagian dalam,” jelasnya.

Namun nahas, diduga saat berada di atas rangka baja plafon tersebut, korban mengalami kecelakaan fatal. Polisi menemukan posisi kaki korban masih tersangkut di rangka baja dengan ujung kaki menempel pada kabel listrik. Kondisi di lokasi saat jasad ditemukan menunjukkan bahwa arus listrik di gudang tersebut masih dalam keadaan menyala. Hal ini menambah tingkat bahaya saat proses pengecekan awal di TKP.

Korban ditemukan mengenakan kaos berwarna hitam dengan tulisan angka 88 di bagian depan serta celana jeans panjang berwarna biru. Saat dievakuasi, jasad korban sudah mengeluarkan aroma tidak sedap. Setelah berhasil diturunkan dari atas plafon, jenazah MR langsung dilarikan ke RSUD Muhammad Zein Belitung Timur untuk menjalani proses visum luar.

Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa keseharian korban memang sering terlihat di lingkungan sekolah tersebut. Hal ini dikarenakan orang tua dan kakek korban bekerja di SMK Pariwisata itu. “Korban memang sudah familiar dengan lingkungan sekolah ini karena keluarganya bekerja di sini. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan lebih lanjut dari saksi-saksi di lokasi,” kata AKP Ryo.

Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi warga Kurnia Jaya, mengingat usia korban yang masih sangat muda. Garis polisi pun masih terpasang di area gudang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. AKP Ryo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penyelidikan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, jasad korban telah ditangani oleh tim medis di kamar jenazah.

Polres Belitung Timur juga terus berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan keamanan area gedung sekolah pasca kejadian tragis ini.


Pos terkait