Diskon Tarif Tol 30 Persen untuk Mudik Lebaran 2026
Pemerintah memberikan berbagai stimulus untuk mengurangi kepadatan arus mudik pada Lebaran 2026. Salah satu langkah yang diambil adalah pemberian diskon tarif jalan tol sebesar 30 persen, namun hanya berlaku pada tanggal tertentu.
Menteri PU, Dody Hanggodo, memastikan bahwa diskon ini akan diberlakukan pada H-9 Lebaran 2026. Besaran potongan ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata 20 persen pada tahun-tahun sebelumnya. Dody menyatakan bahwa pengurangan tarif tol merupakan instrumen teknis untuk mendorong distribusi lalu lintas agar tidak menumpuk pada puncak arus mudik.
“Kami memangkas tarif tol sebagai instrumen teknis untuk mendorong distribusi lalu lintas agar tidak menumpuk pada puncak arus mudik,” ujar Dody. Ia juga menegaskan bahwa insentif tarif ini merupakan bonus bagi pengguna jalan, sekaligus strategi manajemen demand untuk memecah konsentrasi kendaraan di titik-titik krusial seperti Gerbang Tol Cikampek Utama dan Kalikangkung.
Periode diskon yang diberikan akan dibuat cukup panjang di awal, tujuannya supaya masyarakat tidak mudik di waktu yang bersamaan atau saat peak. Pemerintah ingin masyarakat berangkat lebih awal dan balik lebih awal.
Rincian Ruas Tol Fungsional yang Disiapkan
Guna memperluas kapasitas jalan, Kementerian PU melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyiapkan 10 ruas tol baru yang akan dioperasikan secara fungsional (tanpa tarif). Ruas-ruas ini menjadi krusial untuk mengurai bottleneck di jalur-jalur utama Trans Jawa dan Trans Sumatera. Berikut adalah rincian 10 ruas tol fungsional yang disiapkan:
- Tol Solo-Yogyakarta (Ruas Kartasura-Klaten): Fokus mengurai kepadatan di jalur arteri Solo-Jogja.
- Tol Probolinggo-Banyuwangi (Seksi 1 Gending-Kraksaan): Memperlancar akses menuju Pelabuhan Ketapang.
- Tol Yogyakarta-Bawen (Seksi 1 Sleman-Banyurejo): Jalur alternatif krusial menuju Ambarawa dan Semarang.
- Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Seksi 3 Sukabungah-Sadang): Jalur penyelamat jika terjadi kepadatan di Japek eksisting.
- Tol Serpong-Cinere (Seksi 2 Pamulang-Cinere): Melengkapi konektivitas JORR 2.
- Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Seksi 2B & 3 Kramasan-Betung): Mempercepat arus mudik menuju Sumatera bagian Utara.
- Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Seksi 3 & 4): Jalur strategis menuju destinasi wisata Danau Toba.
- Tol Padang-Sicincin (Seksi 1): Mengurai kepadatan di jalur nasional Padang Pariaman.
- Tol Binjai-Langsa (Seksi Binjai-Pangkalan Brandan): Memperkuat konektivitas di Aceh dan Sumatera Utara.
- Tol Bangkinang-Pangkalan (Tahap 1): Jalur penghubung penting di Riau menuju Sumatera Barat.
Persiapan Infrastruktur Jalan Tol
Kementerian PU juga memberikan ultimatum kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) agar seluruh pekerjaan perbaikan dan preservasi jalan rampung total pada H-10 Lebaran. Dody mencatat adanya percepatan pengerjaan yang signifikan dalam satu bulan terakhir.
“Sebulan lalu saat saya ke Tegal, pengerjaannya tidak semasif hari ini. Kontraktor benar-benar mengejar waktu karena pada H-10 kondisi jalan harus mantap 100 persen. Tidak boleh ada alat berat atau galian yang mengganggu arus,” tegas Dody.





