Biaya bahan bakar naik, laba Cikarang Listrindo turun 4,3% pada 2025

Aa1b2xf1 2
Aa1b2xf1 2



PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) melaporkan kinerja keuangan tahunan yang berakhir pada 31 Desember 2025. Dalam laporan tersebut, perusahaan mencatatkan peningkatan penjualan neto sebesar 1,18% secara year on year (yoy) menjadi US$ 553,50 juta, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu US$ 547,02 juta.

Penjualan neto yang dicatatkan oleh POWR pada 2025 terdiri dari dua komponen utama. Pertama, penjualan listrik kepada pelanggan industri mencapai US$ 498,16 juta, sementara penjualan listrik kepada PT PLN mencapai US$ 55,34 juta. Kenaikan ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam operasional perusahaan di tengah persaingan pasar yang ketat.

Di sisi lain, beban bahan bakar yang dialami oleh POWR meningkat sebesar 8,36% yoy menjadi US$ 294,82 juta pada 2025, dibandingkan dengan US$ 272,08 juta pada 2024. Peningkatan ini dapat disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar atau peningkatan permintaan energi. Selain itu, beban penyusutan juga mengalami kenaikan sebesar 3,34% yoy menjadi US$ 61,80 juta, naik dari US$ 59,77 juta pada tahun sebelumnya.

Namun, ada penurunan pada beban pegawai. Beban ini turun sebesar 12,59% yoy menjadi US$ 49,49 juta pada 2025, dari sebelumnya US$ 56,62 juta. Penurunan ini mungkin disebabkan oleh efisiensi operasional atau pengurangan jumlah karyawan.

Laba usaha yang dicatatkan oleh POWR pada akhir 2025 sebesar US$ 105,50 juta, yang merupakan penurunan sebesar 5,23% yoy dibandingkan laba usaha 2024 yang mencapai US$ 111,32 juta. Sementara itu, laba bersih tahun berjalan perusahaan pada 2025 mencapai US$ 72,06 juta, turun 4,35% yoy dibandingkan laba bersih 2024 sebesar US$ 75,34 juta.

Dari segi aset, total aset POWR hingga akhir 2025 tercatat sebesar US$ 1,19 miliar, yang merupakan penurunan sebesar 11,19% yoy dibandingkan total aset pada 2024 sebesar US$ 1,34 miliar. Hal ini menunjukkan adanya pengurangan aset atau penurunan nilai aset yang dimiliki oleh perusahaan.

Nilai aset yang tercatat pada 2025 terdiri dari liabilitas sebesar US$ 476,48 juta dan ekuitas sebesar US$ 714,98 juta. Angka ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki struktur keuangan yang relatif stabil, meskipun menghadapi beberapa tekanan dari peningkatan biaya operasional.

Pos terkait