Hukum Berkumur dan Menggosok Gigi Saat Berpuasa
Berkumur dan menggosok gigi saat berpuasa sering menjadi pertanyaan bagi banyak orang, terutama selama bulan Ramadan. Menurut pandangan para ulama, kedua aktivitas ini hukumnya makruh. Makruh dalam Islam artinya tindakan yang sebaiknya dihindari, namun tidak menyebabkan dosa jika dilakukan.
Dalam kitab Nihayatuz Zain, Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani menjelaskan bahwa berkumur setelah waktu zhuhur hukumnya makruh. Hal ini juga disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, di mana Rasulullah SAW bersabda: “Demikianlah bau mulut orang puasa itu lebih wangi menurut Allah daripada bau misik.”
Meskipun berkumur dan menggosok gigi dilarang dalam kondisi tertentu, kita tetap perlu menjaga kebersihan mulut agar tidak mengganggu suasana puasa. Jika ingin menggosok gigi, lakukanlah sebelum waktu imsak tiba. Setelah masuk siang, penggunaan sikat gigi atau kayu siwak (arok) diperbolehkan, asalkan tidak menggunakan pasta gigi yang mengandung bahan kimia.
Penyebab Bau Mulut Saat Berpuasa
Beberapa faktor dapat menyebabkan bau mulut saat berpuasa. Pertama, dehidrasi. Karena tubuh tidak menerima cairan selama 12-13 jam, produksi air liur berkurang. Air liur berperan penting dalam membersihkan mulut dari bakteri dan sisa makanan.
Kedua, penumpukan sisa makanan. Meski tidak makan atau minum selama berpuasa, sisa makanan sahur yang tersisa di antara gigi atau permukaan lidah masih bisa menyebabkan bau mulut.
Ketiga, konsumsi makanan berbumbu kuat saat sahur. Makanan seperti bawang merah, bawang putih, atau rempah-rempah beraroma tajam dapat meningkatkan risiko bau mulut.
Cara Mengatasi Bau Mulut Selain Menggosok Gigi

Selain menggosok gigi, ada beberapa cara untuk mengurangi bau mulut selama berpuasa:
- Pastikan untuk minum cukup air saat berbuka puasa dan sahur untuk mencegah dehidrasi.
- Gunakan miswak atau sikat gigi yang lembut saat berbuka puasa dan sebelum tidur.
- Hindari makanan atau minuman yang dapat meningkatkan risiko bau mulut saat berbuka puasa.
- Berkumur dengan obat kumur bebas alkohol saat berbuka puasa untuk membantu membersihkan mulut dan meminimalkan pertumbuhan bakteri.
Namun, saat berpuasa, jangan berkumur terlalu keras atau terlalu banyak karena khawatir air tertelan dan membatalkan puasa. Dalam kitab al-Majmu`, dikatakan bahwa orang yang berpuasa tidak disunnahkan untuk bersungguh-sungguh dalam berkumur karena khawatir membatalkan puasanya.
Kesimpulan
Secara umum, berkumur dan menggosok gigi saat berpuasa boleh dilakukan, asalkan tidak ada air yang tertelan. Aktivitas ini hukumnya makruh, tetapi tidak membatalkan puasa. Namun, tetap perhatikan cara melakukannya agar tidak mengganggu kewajiban berpuasa.
Dengan menjaga kebersihan mulut dan menghindari makanan beraroma tajam, kita dapat mengurangi bau mulut secara alami. Selamat berpuasa, Ma!





