BKPRMI Kecamatan Long Ikis Berikan Santunan kepada 60 Anak Yatim
Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Long Ikis bekerja sama dengan BKMT dan Majelis Zikir Al-Mawaddah telah memberikan santunan kepada 60 anak yatim dari berbagai desa di Kecamatan Long Ikis. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Nurul Falah, Kelurahan Long Ikis pada 1 Maret lalu. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur seperti Forkopimcam KUA Long Ikis, KUA Tanah Grogot, Lurah Long Ikis, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Paser, Ketua MUI, serta tokoh agama dan organisasi kepemudaan.
Program sosial ini telah menjadi agenda rutin BKPRMI sejak tahun 2025 silam. Setiap tahun, kegiatan berbagi santunan digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan moral maupun material. Kali ini, panitia menyerahkan santunan berupa uang tunai sebesar Rp450 ribu per anak disertai bingkisan yang diharapkan dapat membantu kebutuhan sehari-hari sekaligus memberikan kebahagiaan menjelang Idulfitri.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Paser, Kasrani Latief, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan momentum mempererat kebersamaan. Ia mengatakan bahwa tujuan utama adalah membesarkan BKPRMI bersama seluruh stakeholder dan masyarakat Kabupaten Paser. “Bukan soal jabatan, tetapi bagaimana kita bisa berkolaborasi dan berkembang bersama. Dengan kerjasama, tujuan akan lebih mudah tercapai,” ujarnya.
BKPRMI Paser siap mendukung program Bupati Paser dalam mewujudkan generasi Qurani yang sehat, cerdas, dan unggul menuju Paser TUNTAS. “Peran pemuda masjid sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Panitia sekaligus Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Long Ikis, Sriyani, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya sebatas pemberian santunan, tetapi juga diiringi doa bersama, ceramah, dan motivasi. Ia ingin anak-anak yatim tetap semangat mengejar cita-cita mereka. “Dengan program seperti ini, mereka merasa lebih diperhatikan dan didukung,” ujarnya.
Sriyani juga menekankan bahwa perhatian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk melakukan aksi sosial. “Semoga kegiatan yang telah kami laksanakan dengan memberi santunan kepada anak yatim ini dapat menjadi teladan dan memperkuat nilai-nilai kepedulian di bulan suci Ramadan,” pungkasnya.
Berbagai Aktivitas yang Dilakukan dalam Kegiatan Sosial
- Doa Bersama: Seluruh peserta hadir dalam doa bersama untuk memohon perlindungan dan keselamatan bagi anak-anak yatim.
- Ceramah Agama: Tokoh agama memberikan ceramah tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama dan arti pentingnya berbagi.
- Motivasi dan Penghiburan: Para pemuda dan pengurus BKPRMI memberikan motivasi agar anak-anak yatim tetap percaya diri dan semangat dalam hidup.
Harapan untuk Masa Depan
Kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk membangun hubungan antara BKPRMI dengan masyarakat setempat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan bisa menciptakan lingkungan yang lebih solid dan saling mendukung. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh bagaimana organisasi pemuda bisa berkontribusi positif dalam masyarakat.





