BMKG Bandung Peringatkan Angin Kencang di Jabar, Waspadai Pohon Tumbang dan Gelombang

Tw7kr4tonz3hwjxlslpc 1686544714 1
Tw7kr4tonz3hwjxlslpc 1686544714 1

Peringatan Dini Angin Kencang di Wilayah Jawa Barat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung memberikan peringatan dini terkait potensi angin kencang yang akan melanda wilayah Jawa Barat pada tanggal 3 hingga 4 Maret 2026. Angin dengan kecepatan mencapai 25 knot (sekitar 46 km/jam) diprediksi akan terjadi di perairan utara dan selatan Jawa Barat. Selain itu, tinggi gelombang juga diperkirakan mencapai 2,5 meter, sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra dari masyarakat.

Peringatan ini dikeluarkan oleh Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, yang menyatakan bahwa potensi kecepatan angin maksimum mencapai 20-25 knot pada pagi, siang, hingga dini hari. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dampak dari fenomena cuaca tersebut.

Wilayah yang terdampak meliputi berbagai perairan di Jawa Barat, seperti Bekasi-Karawang, Subang, Indramayu, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran. Di wilayah perairan selatan Jawa Barat, mulai dari Sukabumi hingga Pangandaran, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, yang termasuk dalam kategori sedang.

Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap berbagai risiko fisik yang dapat timbul akibat angin kencang. Beberapa ancaman yang mungkin terjadi antara lain:

  • Pohon tumbang, terutama pohon yang rimbun dan sudah tua.
  • Papan reklame atau tiang yang tidak kokoh bisa roboh.
  • Bangunan non-permanen di kawasan pantai yang mudah rusak akibat angin kencang.
  • Gesekan antarkapal yang bersandar terlalu rapat di pelabuhan.

Untuk mengurangi risiko tersebut, masyarakat diminta agar:

  • Hindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat cuaca berangin.
  • Perkuat bangunan sementara atau non permanen di area pantai.
  • Atur jarak sandar kapal agar tidak terlalu dekat satu sama lain.

Peringatan ini sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat dan mengurangi kerugian yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem. BMKG juga terus memantau perkembangan cuaca dan akan memberikan informasi terkini jika diperlukan.


Pos terkait