BMKG Catat Gempa M4,7 di Tangerang

Aa1rvgnr
Aa1rvgnr

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa dengan magnitudo 4,7 terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, pada malam hari Sabtu, 21 Februari 2026. Lokasi gempa berada tiga kilometer arah tenggara pusat kabupaten tersebut. Berdasarkan data yang diperoleh, titik pusat gempa terletak pada koordinat 6,27 derajat LS – 106,51 derajat BT.

Gempa terjadi pada pukul 19.23 WIB dan berasal dari kedalaman 160 kilometer. Karena lokasi pusat gempa berada di darat, BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak memiliki potensi tsunami. Namun, hingga artikel ini ditulis, BMKG belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab dan dampak dari gempa tersebut.

Di laman resmi BMKG, informasi tentang gempa ini tidak tercantum dalam daftar gempa yang dirasakan oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa gempa tersebut tidak terasa secara signifikan oleh penduduk setempat.

Beberapa waktu sebelumnya, gempa terkini yang dilaporkan oleh BMKG adalah gempa dengan magnitudo 5,1 yang terjadi di laut, tepatnya 52 kilometer barat laut Kepulauan Aru, Maluku. Gempa ini tercatat terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026, pukul 14.02 WIB. Gempa tersebut dirasakan di Dobo dengan intensitas skala II MMI. Skala II MMI berarti gempa hanya terasa oleh sebagian orang di dalam rumah dan dapat menyebabkan benda ringan yang digantung berayun.

Informasi Terkait Gempa

  • Magnitudo: 4,7
  • Waktu terjadinya: 19.23 WIB, Sabtu, 21 Februari 2026
  • Lokasi: Kabupaten Tangerang, Banten
  • Kedalaman: 160 kilometer
  • Koordinat: 6,27 derajat LS – 106,51 derajat BT
  • Potensi tsunami: Tidak ada

Gempa Sebelumnya

  • Magnitudo: 5,1
  • Waktu terjadinya: 14.02 WIB, Kamis, 19 Februari 2026
  • Lokasi: Laut, 52 kilometer barat laut Kepulauan Aru, Maluku
  • Intensitas: Skala II MMI
  • Daerah yang terkena dampak: Dobo

Penjelasan Skala MMI

Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) digunakan untuk mengukur intensitas gempa berdasarkan dampak yang dirasakan oleh manusia dan kerusakan yang terjadi. Berikut penjelasan singkat untuk skala II:

  • Skala II MMI: Gempa hanya terasa oleh sebagian orang di dalam rumah. Orang-orang yang berada di dekat jendela atau ruangan yang tenang cenderung merasakan getaran. Benda ringan yang digantung seperti lampu atau tirai mungkin akan berayun.

BMKG terus memantau aktivitas seismik di seluruh Indonesia untuk memberikan informasi terkini dan akurat kepada masyarakat. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mematuhi anjuran dari instansi terkait dalam menghadapi gempa bumi.

Pos terkait