BNI Perkuat Transaksi Digital Selama Ramadan dan Lebaran 2026



Jakarta – PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BNI mencatat adanya peningkatan signifikan dalam tren transaksi digital menjelang Ramadan tahun ini. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh penggunaan QRIS melalui aplikasi wondr by BNI.

Mesah Roni Ginting, Head of Division Retail Digital Product and Partnership BNI, menyampaikan bahwa pertumbuhan transaksi digital menunjukkan tren yang kuat menjelang bulan suci Ramadan. Ia mengatakan bahwa penggunaan QRIS melalui wondr by BNI meningkat sebesar 163% secara year on year.

“Kami melihat pertumbuhan yang sangat positif. QRIS menjadi salah satu pendorong utama dalam transaksi pembayaran digital di BNI. Selain itu, volume transaksi QRIS juga meningkat signifikan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa transaksi QRIS saat ini menjadi penyumbang terbesar dalam pembayaran digital. Pertumbuhan volume transaksi QRIS mencapai 121% secara tahunan.

Berdasarkan tren ini, BNI menargetkan peningkatan sekitar 39% pada seluruh transaksi digital ritel selama periode Ramadan hingga Idulfitri tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Mesah menjelaskan bahwa target tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan, termasuk belanja kebutuhan rumah tangga, pembayaran zakat dan donasi, serta pengiriman tunjangan hari raya (THR) secara digital.

Untuk menghadapi lonjakan transaksi selama Ramadan dan Lebaran, BNI telah menyiapkan beberapa strategi. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan:

  • Memperkuat infrastruktur teknologi informasi melalui capacity planning dan stress test guna memastikan sistem tetap stabil meskipun terjadi lonjakan transaksi.
  • Mengoptimalkan kanal digital seperti wondr by BNI dan BNIdirect untuk berbagai kebutuhan transaksi masyarakat, mulai dari pembayaran belanja, zakat, pembelian tiket perjalanan, hingga pengiriman THR digital.
  • Memperluas ekosistem QRIS dengan mengaktifkan lebih banyak merchant di sektor ritel, makanan dan minuman (F&B), transportasi, serta e-commerce yang menjadi kontributor utama transaksi selama Ramadan.
  • Menyediakan kartu TapCash di berbagai titik penjualan, khususnya di area gerbang tol, serta memastikan kesiapan infrastruktur top-up agar dapat beroperasi secara optimal.
  • Menghadirkan program promosi selama Ramadan seperti cashback, diskon, dan kampanye tematik untuk meningkatkan frekuensi serta volume transaksi digital.
  • Memperkuat sistem keamanan transaksi digital melalui monitoring sistem secara intensif guna menjaga keamanan transaksi nasabah.

Selain itu, BNI juga memastikan kesiapan layanan tunai selama periode Lebaran dengan menjaga kecukupan likuiditas pada mesin ATM/CRM serta layanan di kantor cabang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dengan berbagai strategi ini, BNI berharap dapat memberikan pengalaman transaksi digital yang aman, cepat, dan nyaman bagi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.

Pos terkait