Kecelakaan Maut di Sungai Tajum, Banyumas
Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun dilaporkan terpeleset dan tenggelam saat sedang memancing di Sungai Tajum, Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, pada hari Sabtu, 28 Februari 2026. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi warga sekitar dan pihak berwajib.
Informasi mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh Camat Wangon, Dwiyono, kepada Basarnas Cilacap pada pukul 16.30 WIB. Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan bersama Basarnas Cilacap langsung melakukan pencarian korban. Namun, upaya pencarian harus dihentikan sementara akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Berdasarkan keterangan dari saksi mata, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Warga setempat yang mengetahui kejadian segera melaporkannya kepada pihak kecamatan, yang kemudian diteruskan ke Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas untuk dilakukan operasi pencarian.
Kepala Unit Siaga SAR Banyumas, Amin Riyanto, menjelaskan bahwa pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengirimkan satu tim rescuer. “Pada pukul 16.47 WIB, satu tim rescuer dari Unit Siaga SAR Banyumas diberangkatkan menuju lokasi kejadian,” ujar Amin Riyanto, seperti yang dikutip dari sumber terkait.
Tim Basarnas bersama unsur SAR gabungan tiba di lokasi pada pukul 18.02 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat, Polsek Wangon, Koramil Wangon, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Selanjutnya, tim melakukan asesmen awal guna menyusun rencana evakuasi dan pertolongan.
Namun, upaya pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang buruk. “Karena kondisi cuaca yang buruk, pencarian dihentikan untuk sementara dan akan dilanjutkan esok hari,” kata Amin Riyanto.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Pihak Basarnas juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat.
Perkembangan operasi pencarian akan disampaikan sesuai informasi resmi dari Basarnas Cilacap.
Proses Pencarian dan Tindakan yang Dilakukan
- Tim SAR gabungan segera dikerahkan setelah menerima laporan dari pihak kecamatan.
- Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak terkait seperti pemerintah desa, polisi, dan militer.
- Asesmen awal dilakukan untuk menyusun strategi pencarian dan evakuasi.
- Pencarian dihentikan sementara akibat cuaca buruk dan akan dilanjutkan keesokan harinya.
- Korban masih dalam proses pencarian hingga saat ini.
Imbauan dari Basarnas
Basarnas mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berada di sekitar sungai atau daerah rawan banjir. Terlebih saat cuaca tidak stabil, risiko kecelakaan bisa meningkat.
Tindakan Lanjutan
- Tim SAR akan terus melakukan pencarian setelah cuaca membaik.
- Informasi terbaru akan disampaikan melalui saluran resmi Basarnas.
- Warga diminta untuk tidak melakukan tindakan sendiri dan menunggu bantuan dari pihak berwenang.





