BPBD Badung Bantu 750 KK Terdampak Bencana dengan Logistik dan Kesehatan

362603101 18197748565258756 1511605329295293147 N 1
362603101 18197748565258756 1511605329295293147 N 1

Pemerintah Kabupaten Badung Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir

Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana alam. Kali ini, bantuan tersebut diberikan kepada warga di Kecamatan Kuta dan Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Bali. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari penanganan dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Badung.

Kepala Bidang Kebencanaan dan Logistik BPBD Kabupaten Badung, I Ketut Murdika, menjelaskan bahwa distribusi bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir. Adapun jumlah warga penerima bantuan adalah sebagai berikut:

  • Kelurahan Tuban sebanyak 500 kepala keluarga (KK), terdiri dari 250 KK di wilayah Tuban dan 250 KK di Kelan.
  • Kelurahan Kedonganan sebanyak 250 KK.
  • Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal sebanyak 40 KK.

“Hari ini kita kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya, Senin 2 Maret 2026.

Jenis Bantuan yang Disalurkan

Bantuan logistik yang disalurkan berupa makanan siap saji, paket sembako, serta perlengkapan kebersihan dan kebutuhan mandi guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan harian pasca-bencana. Murdika menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa penanganan banjir.

“Kami memberikan bantuan agar warga dapat bertahan dalam kondisi yang tidak menentu akibat banjir,” tambahnya.

Perhatian terhadap Kesehatan Masyarakat

Selain distribusi logistik, Pemerintah Kabupaten Badung juga menaruh perhatian pada aspek kesehatan masyarakat terdampak. Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, layanan pemeriksaan dan pengobatan langsung diberikan kepada warga guna mencegah munculnya penyakit pascabanjir.

“Dinas Kesehatan Badung melalui Puskesmas Kuta I telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan pengobatan kepada masyarakat terdampak,” jelasnya.

Penanganan Secara Terpadu

Pemerintah Kabupaten Badung memastikan penanganan banjir dilakukan secara terpadu lintas perangkat daerah, mulai dari bantuan darurat, pelayanan kesehatan, hingga upaya pemulihan kondisi lingkungan warga. Hal ini dilakukan agar semua aspek yang terkena dampak banjir dapat segera pulih.

“Kami juga tetap mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ungkap Murdika.

Langkah-Langkah yang Dilakukan

Berikut beberapa langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Badung dalam menangani dampak banjir:

  • Distribusi bantuan logistik kepada warga terdampak
  • Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan oleh Dinas Kesehatan
  • Pemulihan lingkungan warga
  • Pengawasan terhadap cuaca ekstrem dan pelaporan kondisi darurat

Dengan adanya langkah-langkah tersebut, diharapkan masyarakat terdampak banjir dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Pos terkait