Peninjauan dan Edukasi Mitigasi Bencana di Desa Gadingsari dan Sumbertengah
Pada hari Minggu (1/3/2026), BPBD Bondowoso bersama anggota DPR RI melakukan peninjauan terhadap dampak kerusakan akibat bencana yang terjadi di Desa Gadingsari dan Desa Sumbertengah, Kecamatan Binakal. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi terkini dan memastikan langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan oleh pihak berwenang.
Selain meninjau lokasi, anggota DPR RI juga turut serta dalam memberikan bantuan serta edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat setempat. Salah satu titik yang menjadi fokus peninjauan adalah dua rumah yang rusak akibat tanah longsor pada 23 Februari 2026 lalu. Hal ini menunjukkan pentingnya tindakan preventif dan pencegahan terhadap risiko bencana yang sering terjadi di wilayah tersebut.
Edukasi mitigasi bencana dilakukan khususnya kepada warga di Desa Gadingsari. Tujuannya adalah agar masyarakat lebih memahami bagaimana menghadapi ancaman bencana dan bagaimana meminimalkan risiko yang dapat terjadi. Edukasi ini mencakup pemahaman tentang peran masyarakat dalam upaya pencegahan awal, seperti kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan partisipasi aktif dalam kegiatan pencegahan.
Wilayah Binakal Rawan Bencana
Menurut Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, berdasarkan kajian risiko bencana, wilayah Kecamatan Binakal memang rentan terhadap berbagai jenis bencana. Antara lain banjir, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan deras.
Ia menjelaskan bahwa daerah Desa Sumbertengah sempat mengalami bencana tanah longsor dan angin puting beliung. Oleh karena itu, pihaknya berupaya keras untuk memberikan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat, termasuk cara-cara mencegah risiko bencana dengan partisipasi aktif dari warga.
Salah satu contoh yang disampaikan adalah pentingnya menggalakkan kebersihan saluran drainase secara bersama-sama. Ia menyarankan agar masyarakat giat dalam melakukan gerakan kerja bakti untuk menjaga lingkungan dan meminimalkan risiko bencana.
Peran Masyarakat dalam Mitigasi Bencana
Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Amania, menambahkan bahwa melalui edukasi ini, pihaknya mengajak peran serta masyarakat dalam upaya mitigasi dan penanganan pascabencana. Menurutnya, penting bagi masyarakat untuk memahami apa yang harus dilakukan ketika menghadapi ancaman bencana.
“Ini adalah cara agar mereka tahu persis apa yang harus dilakukan,” ujar legislator dari Fraksi PDIP ini. Ia menekankan bahwa kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam meminimalkan dampak bencana.
Prioritas Perbaikan Infrastruktur
Terkait adanya sejumlah fasilitas umum yang rusak akibat bencana, Ina Amania menyatakan akan mengajak rekan-rekan legislator lainnya untuk mendorong pihak terkait agar memprioritaskan perbaikan infrastruktur yang terdampak bencana. Hal ini dilakukan guna memastikan penganggaran yang cukup untuk pemulihan infrastruktur tersebut.
“Supaya diprioritaskan infrastruktur yang rusak ini untuk penganggarannya,” tambahnya. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat segera kembali merasa nyaman dan aman di lingkungan tempat tinggal mereka.





