Kebakaran di Dusun Kampung Tulu Menghanguskan 29 Rumah
Kebakaran besar terjadi di Dusun Kampung Tulu, Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 19.30 Wita. Peristiwa ini mengakibatkan sebanyak 29 unit rumah hangus terbakar, 5 unit rumah rusak berat, dan 3 unit rumah mengalami kerusakan ringan.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Sebagai respons cepat, Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menangani situasi darurat ini.
Langkah yang diambil oleh BPBD Sulbar merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Barat, H Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya respons cepat dalam menghadapi bencana di wilayah tersebut.
Proses Pendataan dan Bantuan Logistik Berlangsung
TRC BPBD Sulbar segera bertindak dengan menuju lokasi kejadian sambil membawa bantuan logistik yang diperlukan oleh warga terdampak. Data sementara menunjukkan bahwa jumlah rumah yang terbakar sangat besar, yaitu 29 unit, dengan 5 unit lainnya mengalami kerusakan berat dan 3 unit rusak ringan.
Menurut Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, langkah cepat yang dilakukan adalah bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa BPBD Sulbar terus bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Polewali Mandar, aparat desa, serta unsur-unsur terkait guna memastikan penanganan berjalan optimal.
Selain itu, pemenuhan kebutuhan darurat seperti tenda, selimut, makanan siap saji, dan perlengkapan dasar lainnya sedang diprioritaskan agar dapat segera didistribusikan kepada warga yang terkena dampak kebakaran.
Imbauan dan Kesiapsiagaan Masyarakat
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memastikan instalasi listrik dan penggunaan api dalam kondisi aman.
“Saat ini proses pendataan dan penanganan darurat masih terus berlangsung. Pemerintah memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Yasir Fattah.
Koordinasi Lintas Instansi
Proses pendataan dan penanganan darurat masih berlangsung dengan koordinasi yang baik antara berbagai instansi terkait. Langkah-langkah yang diambil oleh BPBD Sulbar dan mitra kerja mereka menunjukkan komitmen untuk memberikan dukungan maksimal kepada warga yang terkena dampak kebakaran.
Beberapa upaya yang dilakukan termasuk distribusi bantuan logistik, pemetaan daerah yang terkena dampak, serta pemeriksaan keamanan lingkungan sekitar. Semua ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman.
Kondisi Terkini
Saat ini, para petugas masih berada di lokasi kejadian untuk memastikan semua kebutuhan darurat terpenuhi. Selain itu, tim juga melakukan evaluasi terhadap kerusakan yang terjadi agar dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.





