BSI Meraih Sertifikasi Internasional ISO 27701:2019 untuk Pelindungan Data Nasabah
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) telah meraih sertifikasi internasional ISO 27701:2019 yang berlaku efektif sejak 16 Desember 2025. Sertifikasi ini memberikan jaminan bahwa pengelolaan data pribadi nasabah dilakukan secara sistematis, aman, dan sesuai dengan praktik global. Hal ini menjadi bagian dari komitmen BSI dalam menjalankan transformasi digital yang berbasis etika dan akuntabilitas.
Standar ISO 27701:2019 merupakan standar internasional untuk Privacy Information Management System (PIMS). Standar ini memastikan bahwa organisasi mampu mengelola data pribadi secara transparan, bertanggung jawab, dan aman. Dengan adanya sertifikasi ini, BSI menunjukkan kesiapannya dalam menghadapi tantangan transformasi digital yang semakin kompleks.
Transformasi Digital yang Berlandaskan Etika
Direktur Compliance dan Human Capital BSI, Arief Adhi Sanjaya, menyampaikan bahwa sertifikasi ini menjadi bagian dari transformasi menyeluruh yang mencakup sistem, proses, dan budaya organisasi. Ia menekankan bahwa inovasi, termasuk pemanfaatan AI, tetap berlandaskan pelindungan hak nasabah.
“Di era pemanfaatan AI dan data analytics, kepercayaan adalah aset yang tidak dapat digantikan. ISO 27701:2019 memastikan bahwa inovasi digital yang kami kembangkan tetap berlandaskan etika, akuntabilitas, dan pelindungan hak nasabah,” ujar Arief.
Dalam rangka mendukung layanan keuangan modern yang aman, terpercaya, dan beretika, BSI mengambil langkah strategis dalam meraih sertifikasi ini. Seluruh siklus pengelolaan data, mulai dari pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, hingga penghapusan, dijalankan dalam kerangka tata kelola yang kuat dan berorientasi pada pelindungan hak nasabah.
Inovasi Digital yang Berkelanjutan
Selain itu, sertifikasi ini juga memperkuat tata kelola perusahaan yang berkelanjutan dan berorientasi masa depan. Di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap transparansi dan etika digital, BSI menempatkan pelindungan data sebagai bagian integral dari reputasi, kredibilitas, dan kepercayaan pemangku kepentingan—baik nasabah, regulator, investor, maupun mitra global.
Lebih dari sekadar pemenuhan kepatuhan regulasi, sertifikasi ini menjadi landasan penting agar setiap pengembangan sistem berbasis data mampu meminimalkan risiko penyalahgunaan informasi, mencegah bias yang tidak diinginkan, serta menjaga integritas keputusan yang dihasilkan oleh teknologi.
Kepuasan Nasabah dan Pertumbuhan Berkelanjutan
Saat ini, BSI telah dipercaya oleh lebih dari 23 juta nasabah dari berbagai segmen. Dengan diraihnya sertifikasi ISO 27701:2019, BSI semakin mantap memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan pertumbuhan nasabah secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan penguatan kepercayaan publik terhadap sistem, tata kelola, dan integritas perusahaan.
Inovasi digital tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan, tetapi juga sebagai proses membangun kepercayaan jangka panjang. Dengan adanya sertifikasi ini, BSI menunjukkan komitmennya untuk menjaga keamanan dan privasi data nasabah dalam setiap pengembangan sistem dan teknologi.





