Bubur Podas Khas Melayu, Hanya Tersedia di Bulan Ramadan

Bubur Pedas Khas Melayu Di Bulan Ramadan 20150619 154533 1
Bubur Pedas Khas Melayu Di Bulan Ramadan 20150619 154533 1

Keunikan Bubur Podas, Santapan Khas Tanjungbalai Saat Ramadan

Di bulan Ramadan, kekayaan kuliner Indonesia menunjukkan berbagai variasi makanan yang hanya bisa ditemukan saat bulan suci ini. Berbagai hidangan khas, baik ringan maupun berat, menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi berbuka puasa. Di Kota Tanjungbalai, salah satu makanan yang selalu hadir dalam menu berbuka adalah Bubur Podas.

Bubur Podas merupakan hidangan khas suku Melayu yang sangat diminati oleh masyarakat setempat. Dengan 44 jenis bahan makanan yang digunakan, bubur ini memiliki cita rasa yang lezat dan aroma yang menggugah selera. Bahan-bahan seperti ubi, sayuran, kepah, ikan asin, beras, serta rempah-rempah menjadi dasar pembuatan bubur ini.

Cara memasak Bubur Podas tidak sama dengan bubur biasa. Prosesnya membutuhkan waktu sekitar satu jam dan menggunakan api besar agar semua bahan dapat matang sempurna dan tercampur merata. Aroma rempah yang khas membuat Bubur Podas selalu laris dijual. Setiap hari, ratusan porsi bubur ini habis terjual di pusat jajanan takjil di Jalan Listrik, Kota Tanjungbalai.

Salah satu pedagang Bubur Podas, Alwi, mengaku menjual hidangan ini hanya pada momen Bulan Suci Ramadan sejak tahun 2000. Ia menyebutkan bahwa resep Bubur Podas ini turun-temurun dari keluarganya. Sehingga, hingga saat ini, rasanya tetap konsisten tanpa ada perubahan.

“Jualan sejak tahun 2000. Ada sekitar 26 tahun jualan Bubur Podas. Kami menjual saat momen Bulan Ramadan. Namun, di luar itu, bila ada yang mau menempah juga bisa,” ujarnya.

Alwi dan istrinya menjual satu porsi Bubur Podas dengan harga Rp 10 ribu. Setiap harinya, mereka mampu menghabiskan ratusan porsi. “Alhamdulillah, bisa ratusan porsi setiap harinya. Setiap tahun, memang sudah ada langganannya. Selain itu kami juga jual roti jala, yang juga sama peminatnya,” katanya.

Tangan cekatannya lihai membungkus bubur dengan plastik, sementara pelanggan mulai datang bergantian. Salah satu pelanggan tetap, Hendra, mengaku selalu membeli Bubur Podas sebagai menu berbuka puasa.

“Setiap puasa kami selalu membeli di sini untuk menu buka puasa. Rasanya gurih, pedas. Enak untuk buka, ditambah dia tidak keras jadi lambung tidak bekerja terlalu keras,” kata Hendra.

Bagi Anda yang ingin mencoba Bubur Podas, bisa berkunjung ke pusat jajanan takjil di Jalan Listrik, Kota Tanjungbalai. Pusat jajanan ini buka mulai pukul 15.00 WIB.

Tips Mengonsumsi Bubur Podas

  • Bubur Podas cocok dikonsumsi sebagai menu berbuka puasa karena teksturnya yang lembut dan mudah dicerna.
  • Untuk meningkatkan rasa, Anda bisa menambahkan sambal atau irisan jeruk limau.
  • Konsumsi secukupnya agar tidak terlalu berat di lambung, terutama jika Anda sedang berpuasa.
  • Bubur Podas juga bisa disajikan sebagai camilan ringan di luar bulan Ramadan, meskipun tidak sepenuhnya khas.


Pos terkait