Buka Puasa Bersama KKSS dan Anak Yatim, Gubernur YSK: Sulut Rumah Besar Toleransi

Aa1xn8sq 2
Aa1xn8sq 2

Gubernur Sulawesi Utara Hadiri Buka Puasa Bersama dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), hadir dalam acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Sulut di Wisma Negara Bumi Beringin, Senin (2/3/2026). Acara ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dengan turut serta anak-anak yatim piatu. Momentum Ramadan menjadi kesempatan emas untuk mempererat silaturahmi lintas suku dan agama di Bumi Nyiur Melambai.

YSK menyampaikan apresiasi kepada KKSS atas inisiatif mereka dalam menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulut. Ia menilai bahwa acara ini tidak hanya sekadar momen bersantap, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat ikatan persaudaraan dan rasa saling mengasihi antar sesama.

“Terima kasih atas inisiasi yang KKSS buat untuk kali kedua kita melaksanakan buka bersama. Tahun lalu kita ditemani hujan deras, hari ini cuaca cerah bersama-sama dengan kita,” ujar YSK, yang disambut senyum oleh para hadirin.

Menurutnya, meski suasana dan tempat pelaksanaan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, esensi kebersamaan tetap menjadi inti dari kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa buka puasa adalah kesempatan untuk memperkuat hubungan antar masyarakat, terlepas dari perbedaan latar belakang.

“Esensi dari kita bersilaturahmi, esensi dari kita berbagi. Tahun 2026 ini semuanya untuk kita bisa bersama-sama, kita berbagi, kita saling mengasihi satu dengan yang lain,” katanya.

YSK juga menyoroti pentingnya Ramadan sebagai momen emas untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat yang biasanya jarang berinteraksi dalam aktivitas sehari-hari. Ia mengundang masyarakat untuk menghadiri open house Lebaran yang akan digelar di Wisma Negara.

“Nanti waktu lebaran gubernur open house juga di sini. Jadi kalau minta THR setelah open house,” ujarnya dengan nada bercanda, yang langsung disambut tawa para undangan.

Lebih jauh, YSK menekankan makna puasa sebagai sarana penguatan iman dan pengendalian diri. Ia mengapresiasi umat Muslim yang tetap teguh menjalankan ibadah puasa meski berbagai hidangan tersaji.

“Tidak tergoda dengan makan minum, apalagi jabatan. Makan minum saja tidak mau, betul kan? Artinya imannya memang sudah kuat,” ucapnya.

Menurutnya, puasa menghadirkan dua kedekatan sekaligus, yakni kedekatan kepada Tuhan dan kedekatan kepada sesama manusia. Hal itu, lanjut YSK, tercermin dari kehadiran anak-anak yatim piatu yang turut merasakan kebahagiaan berbuka bersama.

“Kita bersyukur mereka ikut merasakan syukur itu. Kita berbagi, mereka juga merasakan berbagi itu. Ke depan mereka juga akan menjadi seperti kita. Tidak ada yang berbeda antara mereka dan kita,” tuturnya.

Di akhir sambutan, YSK menegaskan komitmennya menjaga toleransi dan moderasi beragama di Sulawesi Utara. Ia menyebut kebersamaan lintas umat dan suku dalam kegiatan tersebut sebagai bukti nyata harmoni yang harus terus dirawat.

“Inilah bukti kebersamaan kita di Provinsi Sulawesi Utara yang selalu menjaga toleransi beragama, moderasi beragama, saling menghormati, tidak mudah tersinggung. Ini yang perlu kita bersama KKSS rawat terus,” pungkasnya.

Pos terkait