Buka Puasa Bersama, Wabup Rendi Solihin Janjikan Pembangunan Pesisir Kukar Terus Berlanjut

Desain Tanpa Judul 5 1
Desain Tanpa Judul 5 1

Wabup Kukar Pastikan Pembangunan Berlanjut di Wilayah Pesisir

Kegiatan buka puasa bersama dalam rangkaian kegiatan Healing Ramadan Seru di kediaman Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi. Acara tersebut juga menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat pesisir.

Di hadapan ratusan warga, Rendi Solihin memastikan pembangunan di Muara Jawa, Samboja, dan Samboja Barat akan terus berlanjut. Kegiatan yang digelar Minggu (01/03/2026) dirangkai dengan penyerahan bantuan sembako dan bantuan untuk masjid, buka puasa bersama, kultum, salat Magrib, Isya dan Tarawih berjamaah, penampilan penyanyi religi Opick, hingga doorprize umroh.

Rendi Solihin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini terus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa pada periode kepemimpinan bersama Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, pembangunan di kawasan pesisir akan terus dilanjutkan.

Sejumlah fasilitas publik yang telah lama dinantikan masyarakat disebutnya mulai terealisasi. Masjid Darussalam Muara Jawa telah diresmikan pada awal tahun. Selain itu, Kantor Camat Samboja Induk dan Samboja Barat kini telah difungsikan dengan fasilitas pelayanan publik yang lebih lengkap.

Di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam waktu dekat akan meresmikan rumah sakit baru di Kecamatan Samboja, termasuk renovasi rumah sakit lama. Wabup Kukar Rendi Solihin berharap peningkatan status dan klasifikasi rumah sakit tersebut dapat terwujud tahun depan, mengingat fasilitasnya dinilai sudah setara dengan rumah sakit di Balikpapan dan Samarinda.

Saat ini, RS Samboja juga telah menjadi salah satu rujukan dari Ibu Kota Nusantara dan Kabupaten Penajam Paser Utara. “Kami ingin rumah sakit ini menjadi kebanggaan masyarakat Samboja dan Kutai Kartanegara. Masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke luar daerah karena layanan dan dokter spesialis sudah semakin lengkap,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup Kukar Rendi Solihin turut menyinggung program Rp150 juta per RT per tahun. Ia menekankan bahwa dana tersebut bukan untuk kepentingan pribadi Ketua RT, melainkan sepenuhnya diperuntukkan bagi kebutuhan dan kesejahteraan warga.

“Dana ini harus diprioritaskan untuk kebutuhan sosial dan kemasyarakatan, membantu warga yang mengalami kesulitan ekonomi, rumah bocor, banjir, atau kondisi darurat lainnya. Ke depan, mekanismenya akan kami sederhanakan dan harus melalui musyawarah warga,” jelasnya.

Ia memastikan program pelayanan berobat cukup menggunakan KTP tetap berjalan. Di sektor pendidikan, sebanyak 62.000 siswa telah menerima perlengkapan sekolah gratis pada 2026. Program beasiswa juga terus ditingkatkan, termasuk rencana pemberian bantuan bagi seluruh santri Kukar mulai tahun depan.

Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran secara nasional, Rendi menegaskan sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. “Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, insya Allah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara akan terus berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Fasilitas Publik yang Terealisasi

Beberapa fasilitas publik yang telah lama dinantikan oleh masyarakat kini mulai terealisasi. Salah satunya adalah Masjid Darussalam Muara Jawa yang telah diresmikan pada awal tahun. Selain itu, Kantor Camat Samboja Induk dan Samboja Barat kini telah difungsikan dengan fasilitas pelayanan publik yang lebih lengkap.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga sedang menyiapkan rumah sakit baru di Kecamatan Samboja. Rumah sakit lama pun sedang mengalami renovasi. Diharapkan, peningkatan status dan klasifikasi rumah sakit tersebut dapat terwujud tahun depan, mengingat fasilitasnya dinilai sudah setara dengan rumah sakit di Balikpapan dan Samarinda.

RS Samboja saat ini juga telah menjadi salah satu rujukan dari Ibu Kota Nusantara dan Kabupaten Penajam Paser Utara. “Kami ingin rumah sakit ini menjadi kebanggaan masyarakat Samboja dan Kutai Kartanegara. Masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke luar daerah karena layanan dan dokter spesialis sudah semakin lengkap,” ujarnya.

Program Dana Rp150 Juta Per RT

Wabup Kukar Rendi Solihin juga menyampaikan informasi mengenai program dana Rp150 juta per RT per tahun. Ia menekankan bahwa dana tersebut bukan untuk kepentingan pribadi Ketua RT, melainkan sepenuhnya diperuntukkan bagi kebutuhan dan kesejahteraan warga.

“Dana ini harus diprioritaskan untuk kebutuhan sosial dan kemasyarakatan, membantu warga yang mengalami kesulitan ekonomi, rumah bocor, banjir, atau kondisi darurat lainnya. Ke depan, mekanismenya akan kami sederhanakan dan harus melalui musyawarah warga,” jelasnya.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memastikan bahwa dana yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk keperluan yang mendesak dan bermanfaat bagi warga.

Prioritas Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran secara nasional, Rendi menegaskan sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Di sektor pendidikan, sebanyak 62.000 siswa telah menerima perlengkapan sekolah gratis pada 2026.

Program beasiswa juga terus ditingkatkan, termasuk rencana pemberian bantuan bagi seluruh santri Kukar mulai tahun depan. Dengan demikian, akses pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda akan terus dioptimalkan.

Harapan dan Doa Masyarakat

Rendi Solihin meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat. Ia percaya bahwa dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara akan terus berjalan dengan baik.

Pos terkait