Buka Puasa Narkoba Polrestabes Medan Tahun 1447 H

Sat Narkoba Polrestabes Medan Berhasil Mengungkap 56 Kasus Narkoba 2
Sat Narkoba Polrestabes Medan Berhasil Mengungkap 56 Kasus Narkoba 2

Kapolrestabes Medan Inisiasi Buka Puasa Bersama di Satres Narkoba

Buka puasa bersama menjadi momen penting dalam kehidupan seorang anggota polisi, terutama di bulan Ramadhan. Diinisiasi oleh Kapolrestabes Medan, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggelar acara buka puasa bersama di halaman gedung Satres Narkoba pada Senin (2/3/2025). Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga untuk memperkuat soliditas, motivasi kerja, dan kepedulian sosial di lingkungan kepolisian.

Kompol Rafli Yusuf Nugraha, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan yang tulus meskipun digelar secara sederhana tanpa perencanaan panjang. “Di bulan penuh berkah ini kita bukan hanya berkumpul untuk bukber. Ini inisiasi Bapak Kapolres kepada kami. Kalau sering lihat di TikTok, orang tanya kapan bukber, kapan bukber, akhirnya lewat begitu saja. Tapi ini walau terkesan dadakan, bisa kita laksanakan dengan kebersamaan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Kompol Rafli, suasana sederhana tidak mengurangi makna kebersamaan. Justru, momen tersebut mempererat hubungan antar personel. “Walaupun tempatnya sederhana, kita bisa sama-sama berkumpul dan menikmati hidangan bersama. Yang terpenting adalah kebersamaan dan rasa syukur,” tegasnya.

Dua Personel Emban Jabatan Baru

Pada acara buka puasa bersama tersebut, dilakukan pelepasan dua personel yang dipercaya mengemban jabatan baru. Iptu Ondo Simanjuntak ditunjuk sebagai Kanit Pidsus Sat Reskrim Polrestabes Medan, sedangkan Iptu Putra Harahap menjadi Kanit Reskrim Polsek Deli Tua.

Kompol Rafli menyampaikan keyakinannya bahwa penempatan tersebut merupakan keputusan tepat dari pimpinan. “Kami percaya penuh dengan pengalaman beliau (Kapolres), beliau menempatkan orang pasti di tempat yang tepat. Mereka adalah kader terbaik kami,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang baik dalam sebuah organisasi. Menurutnya, kehadiran Kapolres di tengah-tengah anggota menjadi sumber motivasi dan semangat kerja tambahan. “Kapolres hadir di tengah-tengah kita, itu memberikan motivasi dan semangat kerja yang bertambah secara tidak sadar. Kami hanya sopir, nahkoda tetap pimpinan,” katanya.

Kompol Rafli berdoa agar Kapolres mendapatkan kenaikan pangkat. “Kalau dipimpin oleh yang baik, orang biasa pun akan berguna. Tapi kalau dipimpin oleh yang tidak baik, yang hebat pun bisa tidak maksimal. Oleh karena itu kami doakan Bapak Kapolres segera mendapatkan bintang (jendra). Doa di bulan penuh berkah ini insyaallah dikabulkan,” ucapnya.

Santuni Anak Yatim dan Piatu

Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadhan. Kompol Rafli menyebut santunan tersebut merupakan titipan rezeki dari Kapolres untuk membantu anak-anak yang ingin merasakan kebahagiaan Lebaran.

“Bukan untuk sombong, tapi beliau menitipkan sedikit rezeki untuk adik-adik kita agar bisa merasakan Lebaran juga. Tidak banyak, tapi semoga bermanfaat,” tuturnya.

100 Hari Ungkap Sabu 156 Kilogram

Pada kesempatan itu, Kompol Rafli juga mengapresiasi kinerja Sat Narkoba. Ia memaparkan, pada tahun 2025 pihaknya berhasil mengungkap 159 kilogram sabu. Dan dalam 100 hari terakhir, pengungkapan mencapai 156 kilogram sabu.

“Ini bukti nyata, hasil kerja keras teman-teman semua. Dalam 100 hari kita bisa bongkar 156 kilo sabu. Ini real, ini nyata,” tegasnya.

Menanggapi kinerja tersebut, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, berpesan bahwa keberhasilan pengungkapan narkoba kuncinya kesatuan hati dan komunikasi. Ditegasannya bahwa penanganan narkoba unik dan berbeda dengan satuan lainnya. Untuk itu diperlukan kekompakan agar berhasil mengungkapnya.

“Jadi keberhasilan demi keberhasilan adalah kesatuan hati. Harus bekerja memiliki dampak yang positif. Hidup sekali, mati sekali, sekali hidup harus berarti. Jalinlah komunikasi yang baik. Warga Kota Medan menunggu hasil kerja kita,” pesanya.

Acara kemudian ditutup dengan tausyiah dari ustaz dan doa bersama, memohon keberkahan serta keselamatan dalam menjalankan tugas pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa di tengah tugas berat memberantas peredaran narkotika, nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kepemimpinan yang humanis tetap menjadi fondasi utama jajaran Sat Narkoba Polrestabes Medan.

Pos terkait