Bukan Sepeda, Kaesang Beri Hadiah Emas: Pertanyaan Santri Jadi Sorotan

Kocak Kaesang Bakal Beri Sepeda Ha Radalzs 20230820180544 Custom
Kocak Kaesang Bakal Beri Sepeda Ha Radalzs 20230820180544 Custom

Kaesang Pangarep Hadiri Acara di Pondok Pesantren, Bagikan Emas dan Ajak Interaksi Santai

Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menjadi sorotan saat menghadiri kegiatan di Pondok Pesantren Nurul Qodim, Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu (28/2/2026) malam. Ia hadir dalam acara yang berlangsung dengan suasana penuh antusiasme dan interaktif.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah tindakan Kaesang yang membagikan emas kepada para santri. Berbeda dari kebiasaan pejabat lain yang biasanya memberikan sambutan panjang, Kaesang justru memilih pendekatan yang lebih santai dan dekat dengan peserta. Ia mengaku tidak terbiasa berpidato formal dan memutuskan untuk mengubah suasana menjadi lebih cair melalui kuis interaktif.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para santri yang berani maju dan mampu menjawab pertanyaan dengan benar langsung mendapatkan hadiah emas yang telah disiapkan. Interaksi tersebut membuat acara terasa lebih hidup dan penuh semangat.

Dalam sambutannya, Kaesang menyampaikan beberapa informasi menarik. Ia menyinggung kebiasaan ayahnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), yang kerap membagikan sepeda saat berkunjung ke berbagai daerah. Menurutnya, hal ini menjadi bagian dari tradisi keluarga yang ia ikuti, meski kali ini ia memilih hadiah yang berbeda.

“Mungkin teman-teman di sini tahu kalau dulu ketika Bapak Jokowi muter ke seluruh Indonesia, beliau selalu bawa sepeda. Tapi kali ini saya enggak bawa sepeda. Saya bawa sesuatu yang menurut saya akan jauh lebih berharga,” ujar Kaesang.

Ia menjelaskan alasan memilih emas sebagai hadiah. Menurutnya, nilai sepeda akan terus menurun seiring waktu, berbeda dengan emas yang cenderung meningkat. “Kalau sepeda dalam tahun ke tahun 10 tahun ke depan nilainya akan mungkin bisa nol atau minus. Tapi malam ini saya membawa emas, emas dalam beberapa tahun ke depan harganya insya Allah akan terus naik. Jadi nanti yang dapat tolong disimpan,” jelasnya.

Kuis Interaktif dengan Lima Santri

Kuis berlangsung meriah. Kaesang memberikan sejumlah pertanyaan ringan kepada lima santri yang maju ke depan. Pertanyaan-pertanyaan ini dirancang untuk menguji pengetahuan dasar dan membuat suasana tetap menyenangkan.

“Pertama, sebutkan nama Presiden ke-1 sampai Presiden sampai saat ini,” kata Kaesang. Selanjutnya, ia melanjutkan dengan pertanyaan geografi: “Apa kepanjangan dari IKN?”.

Setelah itu, ia mengajukan pertanyaan matematika. “Kamu suka pelajaran fiqih? Oke, berarti pertanyaannya matematika. 3 dikali 3, tambah 3 dikali 3,” ucapnya dengan nada lucu.

Kelima santri tersebut berhasil menjawab pertanyaan dan menerima hadiah emas. Suasana acara berlangsung santai dan penuh tawa. Para santri tampak antusias dan senang dengan interaksi yang terjadi.

Seorang santri sempat meminta pertanyaan terkait kecerdasan buatan (AI). Namun, Kaesang menanggapinya dengan candaan. “Enggak ada (pertanyaan) AI, itu kakak saya,” imbuh Kaesang sambil tertawa. Hal ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya ingin memberikan hadiah, tetapi juga menciptakan momen yang menyenangkan dan tidak membosankan.

Kesimpulan

Acara yang dihadiri oleh Kaesang Pangarep berlangsung dengan penuh antusiasme dan interaksi yang menarik. Dengan pendekatan santai dan kuis yang seru, ia berhasil mencuri perhatian para santri dan memberikan kesan positif. Penyampaian pesan tentang nilai emas yang lebih stabil dibandingkan barang lain juga menjadi salah satu poin penting dalam acara tersebut.


Pos terkait