Kemungkinan besar Timnas Iran akan mundur dari Piala Dunia 2026, yang berarti zona Asia akan memiliki tim lain sebagai penggantinya. Performa Timnas Iran dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sangat mengesankan. Di Grup A putaran ketiga, Iran finis pertama dengan 23 poin dalam 10 laga dan memastikan tempat mereka dengan cara yang sangat mengagumkan.
Berdasarkan hasil undian, Timnas Iran akan berada di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Namun, situasi terkini terkait konflik di Timur Tengah membuat peluang Iran untuk berpartisipasi di turnamen tersebut semakin kecil.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah mencoba meyakinkan Iran bahwa sepak bola tidak terkait dengan politik. FIFA juga menjamin bahwa seluruh anggota tim Iran akan diberikan visa untuk melakukan perjalanan ke negara tuan rumah Piala Dunia 2026. Namun, masalah muncul ketika beberapa anggota staf pelatih Timnas Iran, termasuk pelatih Amir Ghanlenoei, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, dan anggotanya, ditolak visanya oleh AS.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengonfirmasi bahwa Timnas Iran mungkin tidak punya pilihan selain menarik diri dari Piala Dunia 2026. “Dengan apa yang terjadi hari ini dan dampak dari serangan Amerika Serikat, sangat sulit bagi kami untuk memiliki harapan (untuk berpartisipasi dalam) Piala Dunia,” ujarnya. “Namun, pimpinan olahraga lah yang memegang tanggung jawab untuk membuat keputusan akhir mengenai masalah ini,” tambahnya.
Jika Iran secara resmi menarik diri dari Piala Dunia 2026 dalam waktu dekat sebelum babak play-off antarbenua pada akhir Maret, FIFA dapat menunjuk tim pengganti. Dengan kemungkinan Iran menarik diri dari Piala Dunia 2026, media Vietnam Dan Viet menyebut pengganti yang paling mungkin adalah Irak. Alasannya adalah setelah finis kedua di grup masing-masing di putaran keempat, Irak mengalahkan UEA di play-off berikutnya.
Jika Irak memilih untuk menggantikan Iran, mereka tidak perlu berpartisipasi dalam play-off antarbenua dan akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026. Jika Irak menggantikan Iran, tempat play-off antarbenua akan diberikan kepada UEA (Uni Emirat Arab). Sementara menurut media China 163, UEA adalah tim pengganti yang paling mungkin jika Iran mengundurkan diri. Pasalnya, UEA adalah tim dengan peringkat tertinggi di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia tetapi gagal lolos.
Menurut media tersebut, solusi lain yang mungkin adalah Irak secara otomatis ditempatkan di Grup G, tempat Iran berkompetisi, dan UEA menggantikan Irak dalam babak play-off antarbenua. Sementara itu, Timnas Indonesia hampir tidak punya peluang untuk menggantikan Iran usai menjadi juru kunci grup di putaran keempat.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang. Menurut jadwal, Meksiko dan Kanada masing-masing akan menjadi tuan rumah 13 pertandingan. Pertandingan yang tersisa akan dimainkan di 11 kota di seluruh Amerika Serikat (AS). Berdasarkan jadwal, Iran seharusnya memainkan tiga pertandingan babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 di AS.





