Kematian Pemimpin Tertinggi Iran
Pada hari Sabtu (28/2/2026) pagi menjelang siang, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal dunia. Informasi ini disebarkan oleh beberapa sumber berita internasional yang menyebutkan bahwa kematian tersebut terjadi akibat serangan bom yang dijatuhkan di tempat tinggal sekaligus kantor miliknya di Tehran.
Serangan tersebut dilakukan oleh jet tempur Israel yang melepaskan 30 bom ke kompleks tempat tinggal dan kantor Ayatollah Khamenei. Menurut laporan The Wall Street Journal, serangan dilakukan setelah intelijen AS dan Israel memastikan lokasi keberadaan Khamenei. Dalam operasi tersebut, selain Khamenei, sejumlah petinggi militer Iran juga tewas, termasuk putri, cucu, dan menantunya.
Operasi Militer Gabungan AS dan Israel
Operasi militer gabungan antara Amerika Serikat (AS) dan Israel mencakup penargetan beberapa instalasi militer dan kantor pemerintah di Iran. Agen intelijen AS, CIA, telah melacak keberadaan Ayatollah Khamenei selama berbulan-bulan. Mereka semakin yakin tentang lokasi dan pola perilakunya.
CIA mengetahui bahwa pertemuan para pejabat tinggi Iran akan berlangsung pada Sabtu pagi di kompleks Khamenei di Teheran. Informasi ini kemudian diberikan kepada Israel untuk segera melakukan operasi militer. Menurut sumber-sumber yang diberi informasi, CIA memberikan data dengan “akurasi tinggi” tentang posisi Ayatollah Khamenei kepada Israel.
Awalnya, rencana serangan akan dilakukan pada malam hari. Namun, setelah mendapatkan informasi bahwa Khamenei akan rapat dengan para petinggi militer pada Sabtu pagi, serangan langsung diluncurkan.
Rincian Serangan
Operasi dimulai sekitar pukul 6 pagi di Israel, ketika jet tempur lepas landas dari pangkalan mereka. Meskipun hanya membutuhkan sedikit pesawat, mereka dipersenjatai dengan amunisi jarak jauh dan sangat akurat. Dua jam lima menit setelah jet-jet lepas landas, sekitar pukul 9:40 pagi di Teheran, rudal jarak jauh menghantam kompleks tersebut.
Pada saat serangan terjadi, para pejabat senior keamanan nasional Iran berada di salah satu gedung di kompleks tersebut. Ayatollah Khamenei berada di gedung lain di dekatnya. Jenazah Khamenei ditemukan di bawah reruntuhan kompleksnya.
Daftar Korban yang Dikonfirmasi
Pada Minggu (1/3/2026), kantor berita Iran, IRNA, mengonfirmasi kematian beberapa pejabat tinggi Iran, termasuk:
- Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei
- Komandan IRGC Mayor Jenderal, Mohammad Pakpour
- Sekretaris Dewan Pertahanan Iran, Ali Shamkhani
- Menteri Pertahanan, Aziz Nasirzadeh
- Pejabat Intelijen Iran, Saleh Asadi
- Pejabat Penelitian Iran, Hossein Jabal Amelian
- Pejabat Penelitian Iran, Reza Mozaffari-Nia
- Penghubung pertahanan senior Iran, Mohammed Shirazi
- Putri Khamenei
- Menantu Khamenei
- Cucu Khamenei
Pernyataan Presiden AS Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa 48 pemimpin Iran tewas dalam serangan AS-Israel itu. Ia mengatakan, “Tidak ada yang percaya dengan kesuksesan yang kita raih. 48 pemimpin telah lengser sekaligus. Dan prosesnya berlangsung dengan cepat,” kata Presiden AS saat berbicara kepada Fox News.





