Bupati Deiyai Serahkan DPA ke OPD, Ajak Kerja Sesuai Aturan dan Akuntabel

Img 20220621 Wa0037
Img 20220621 Wa0037

Penekanan Bupati Deiyai pada Pengelolaan Anggaran yang Transparan dan Akuntabel

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, dalam pertemuan pembagian Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), menegaskan pentingnya penggunaan anggaran daerah untuk tahun 2026. Pertemuan ini berlangsung di Aula Setda Deiyai, Rabu (18/2) pagi, dan dihadiri oleh Kepala-Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Kepala-Kepala Distrik. Acara ini dipimpin langsung oleh Bupati bersama Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Kepatuhan terhadap Aturan dan Penghindaran Penyalahgunaan

Bupati Melkianus Mote menyampaikan bahwa penggunaan anggaran harus mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuannya adalah untuk menghindari penyalahgunaan dana yang dapat merugikan masyarakat dan pemerintahan.

“Penggunaan anggaran wajib mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku untuk menghindari penyalahgunaan,” ujarnya secara tegas dalam kesempatan tersebut.

Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Anggaran

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan dan diketahui publik.

“Setiap rupiah yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan dan diketahui publik, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” jelasnya.

Tujuan Kemajuan Daerah

Menurut Bupati, penegasan ini memiliki tujuan yang jelas untuk kemajuan daerah. Ia menjelaskan bahwa anggaran harus benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Deiyai.

“Anggaran benar-benar harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Deiyai,” ucapnya.

Komitmen Efisiensi Anggaran

Bupati juga menyampaikan komitmen untuk mencapai efisiensi anggaran hingga 40 persen pada tahun ini. Ia menegaskan bahwa program harus langsung berdampak kepada masyarakat.

“Kita pastikan efisiensi anggaran hingga 40 persen untuk tahun 2026, dengan menekankan bahwa program harus langsung berdampak kepada masyarakat,” tandasnya.

Fokus pada Sektor Pelayanan Dasar

Selain itu, ia menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus berfokus pada sektor pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan. Prioritas utama adalah memastikan bahwa layanan dasar dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

“Prioritas kita adalah pada pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan,” katanya.

Pengawasan yang Lebih Ketat

Bupati juga mengarahkan agar pengawasan terhadap penggunaan anggaran dilakukan secara ketat. Inspektorat Kabupaten Deiyai didorong untuk menjalankan fungsi pengawasan yang lebih baik terhadap penggunaan anggaran, aset, dan kinerja aparatur.

“Inspektorat Kabupaten Deiyai didorong untuk menjalankan fungsi pengawasan yang lebih baik terhadap penggunaan anggaran, aset, dan kinerja aparatur,” ujarnya.

Dukungan untuk Transparansi melalui Siskeudes Online

Sebagai dukungan untuk transparansi, Pemkab Deiyai juga mendorong penggunaan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Online di tingkat kampung. Hal ini bertujuan agar transparansi dan akuntabilitas keuangan desa juga terjaga.

“Kita dorong penggunaan Siskeudes Online agar transparansi dan akuntabilitas keuangan desa juga terjaga,” tambahnya.

Harapan untuk Pembangunan yang Merata dan Berkelanjutan

Bupati berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat dapat bekerja sama secara sinergis untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Ia berharap dengan penerapan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan, Kabupaten Deiyai dapat terus berkembang dan menjadi tempat yang lebih baik bagi seluruh warganya.


Pos terkait