Bupati Gorut Janjikan Perbaikan Pasar Moluo Tanpa Anggaran APBD

Aa1xiza9 1
Aa1xiza9 1

Kunjungan Bupati Gorontalo Utara ke Pasar Jajan Moluo

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, melakukan kunjungan ke Pasar Jajan Moluo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, pada Minggu (01/03/2026) siang. Dalam kunjungannya tersebut, ia datang bersama kepala desa setempat untuk melihat kondisi pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Bupati Thariq mengenakan kaos putih berkerah, celana panjang, memakai peci hitam, dan hanya menggunakan sendal. Ia tampak akrab dengan warga di lokasi pasar tersebut, bercengkrama dan berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pengunjung.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Thariq menyampaikan rencananya untuk memperbaiki kondisi Pasar Jajan Moluo. Menurutnya, pasar ini merupakan salah satu pusat ekonomi masyarakat yang perlu diperhatikan. “Sejauh ini masih digunakan oleh masyarakat untuk beraktivitas ekonomi dan karena itu melihat kondisinya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa perbaikan akan dilakukan melalui pembersihan, perbaikan struktur, pengecatan, serta pemasangan lampu-lampu. Meskipun Pemda belum menyiapkan anggaran melalui APBD 2026, ia berkomitmen untuk melaksanakan perbaikan tersebut dengan sistem gorong royong seperti yang dilakukan di Molingkapoto.

“Untuk perbaikan pasar jajan ini tidak ada anggaran secara khusus di OPD, tetapi saya bertekad dengan sistem gorong royong seperti di Molingkapoto, tanpa APBD, Insya Allah bisa melakukan perbaikan dan memperindah kondisi,” kata Alumnus S2 dari UIN Sultan Alaudin Makassar ini.

Selain itu, Bupati Thariq juga mengajak kepala desa setempat untuk bekerja sama dalam penataan Pasar Jajan Moluo. “Saya ingin akan melakukan penataan segera pasar jajan Moluo sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dia berharap pasar jajan Moluo dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat seperti Pontolo dan Molingkapoto. “Pasar Moluo pun kita akan tata dengan melakukan pengecetan, pemasangan lampu-lampu,” tambahnya.

“Pasar Moluo adalah bagian dari kota tua di Gorontalo Utara yang perlu mendapatkan perhatian,” imbuhnya. Ia berharap aktivitas ekonomi warga tidak hanya terpusat di Molingkapoto, tetapi juga tersebar ke pasar jajan Moluo.

“Saya mohon dukungan semua pihak. Sekali lagi ini tidak ada dana APBD tapi kita akan pikirkan secara langsung melalui sistem gorong royong dan saya akan memulai itu dari diri saya pribadi. Setidak-tidaknya kita ingin Gorontalo Utara secara bertahap terus bercahaya,” tegasnya.

Pembangunan Mini Stadion dan Tongkrongan Baru di Kawasan Kantor Bupati

Selain fokus pada perbaikan pasar, Bupati Thariq Modanggu juga merencanakan pembangunan mini stadion dan tongkrongan baru di kawasan kantor Bupati Gorontalo Utara. Mini stadion akan dibangun di samping kanan kantor DPRD, sedangkan tongkrongan baru akan dibangun di taman kantor Bupati. Kedua lokasi ini berada di kawasan perkantoran pemerintah kabupaten Gorut.

“Kita tidak punya Gor, ada gedung di samping DPRD. Rencana saya akan beri atap dan Tribun. Sehingga kita ada tempat olahraga, tempat musyawarah,” kata Bupati Thariq Modanggu pada Selasa pekan ini.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan mini Gelanggan Olahraga (Gor) tersebut akan dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Ini mini Gor tanpa APBD, sudah ada SK saya bikin. Bagaimana cari dana? yang pasti halal, banyak donatur,” katanya.

Selain itu, Bupati Thariq juga berencana menambah tempat tongkrongan baru di kawasan kantor Bupati. “Kita juga menata di depan (kantor bupati), pohon-pohon itu akan saya bikin format (tongkrongan) siang malam,” ujarnya.

Ia telah membeli ratusan lampion untuk menyemarakkan lokasi tongkrongan baru yang akan dibangun. “Saya sudah beli lampion, saya sudah pesan warna-warna bukan kuning saya supaya indah,” kata Ketua DPD II Golkar Gorut ini.

Saat ini, ia sedang mencari investor untuk membangun booth di lokasi tersebut. “Nanti saya bisa terima tamu di situ,” katanya. Lokasi tersebut bisa dibangun tenda, jembatan, dan tempat ngopi di atas pohon mahoni.

“Ini pasti akan heboh, agar orang datang ke Gorut komplit,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pembangunan tongkrongan baru ini tidak akan menggunakan dana dari APBD. “Ini tidak menunggu APBD. Saya sudah pesan 250 lampion bagus,” katanya.

Pos terkait