Safari Ramadan di Negeri Sepa, Bupati Maluku Tengah Berbagi dan Perkuat Persatuan
Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, melakukan safari Ramadan di Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, pada Senin (2/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersama sejumlah pimpinan OPD, jajaran Forkopimcam, serta masyarakat setempat. Dalam suasana yang harmonis, Bupati juga menyalurkan Paket Ramadan Bahagia kepada 200 penerima di Kecamatan Amahai.
Paket tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah dengan BAZNAS Kabupaten Maluku Tengah. Setiap penerima mendapatkan 10 kg beras. Penyaluran paket ini dilakukan di enam negeri berbeda, dengan rincian sebagai berikut:
- Negeri Sepa: 56 orang
- Negeri Tamilow: 18 orang
- Negeri Rutah: 31 orang
- Negeri Yanuielo: 33 orang
- Negeri Soahuku: 47 orang
- Negeri Holo: 26 orang
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menjelaskan bahwa bantuan ini adalah wujud kebersamaan dan semangat berbagi. Ia berharap paket sembako dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan membangun semangat gotong royong. “Semoga Ramadan ini menjadi momentum memperbaiki diri, memperkuat iman, dan mempererat persaudaraan. Semoga setiap langkah pembangunan yang kita lakukan bernilai ibadah dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Maluku Tengah,” ujarnya.
Pemilihan Negeri Sepa sebagai lokasi safari Ramadan bertujuan untuk merajut kerukunan dan mempererat tali persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) antara Pemda Maluku Tengah dengan masyarakat Negeri Sepa.
Bupati Zulkarnain menekankan bahwa Ramadan bukan hanya bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bulan pendidikan jiwa. “Pada bulan penuh hikmah ini, Allah SWT mendidik kita untuk belajar sabar, belajar jujur, belajar peduli, dan belajar memperkuat persaudaraan,” kata Zulkarnain.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa berpuasa di bulan Ramadan memberi hikmah agar merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara se-iman yang hidup dalam keterbatasan. “Dari situlah tumbuh rasa kepedulian sosial pada diri setiap umat Islam,” tambahnya.
Kegiatan safari Ramadan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, ukhuwah, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan langkah-langkah seperti ini, diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan saling mendukung.





