Bupati Nganjuk Hadiri Safari Ramadan di Desa Campur
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, hadir dalam kegiatan Safari Ramadan di Desa Campur, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. Acara tersebut berlangsung di Masjid Al-Muttaqin, yang menjadi tempat pertemuan warga setempat dengan kang Marhaen – panggilan akrab Bupati.
Para warga sangat antusias menyambut kedatangan Bupati. Mereka tampak begitu senang dan bersemangat mendengarkan paparan yang disampaikan oleh kang Marhaen. Dalam kesempatan itu, Bupati menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan Pemkab Nganjuk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program yang Dilaksanakan Pemkab Nganjuk
Kang Marhaen menekankan bahwa Safari Ramadan bukan hanya ajang syiar agama, tetapi juga menjadi sarana sosialisasi program pemerintah, menyerap aspirasi masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong. “Setiap hari insyaallah kita ada Safari Ramadan. Ini jadi agenda rutin selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Beberapa program yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu setahun terakhir mencakup berbagai sektor, seperti bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan infrastruktur jalan, jaminan kesehatan, dan penggerak perekonomian.
Program Berpihak Kepada Masyarakat
Di bidang RTLH, Pemkab Nganjuk telah memberikan bantuan kepada warga di Kecamatan Gondang dan Baron. Kang Marhaen mengimbau Camat dan Kepala Desa untuk mendata warga yang layak menerima bantuan tersebut. “Di Nganjuk jangan sampai ada Rumah Tidak Layak Huni. Kami minta Camat, Kepala Desa untuk mendata warganya yang berhak mendapat bantuan RTLH,” ujarnya.
Sementara itu, di bidang infrastruktur, Pemkab Nganjuk terus melakukan perbaikan jalan dengan menggunakan material rigid beton di wilayah Gondang, Lengkong, dan Jatikalen. Menurut Bupati, kerusakan jalan sering dipicu oleh truk yang melebihi tonase lalu-lalang melintas. “Boleh truk lewat, tapi di jalan-jalan besar. Jelang Lebaran, tidak boleh ada jalan berlubang,” tegasnya.
Pengembangan Ekonomi dan Pertanian
Di sektor industri, kehadiran pabrik-pabrik di wilayah Gondang dan Rejoso memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kang Marhaen menegaskan bahwa perizinan pabrik di Nganjuk diberikan secara gratis, tetapi semua tenaga kerja harus berasal dari Nganjuk.
Selain itu, ia juga mendorong pengembangan petani digital. “Para petani di Kabupaten Nganjuk harus berdaya. Ini sebagai bagian dari modernisasi sektor pertanian,” ujarnya.
Peningkatan Kesehatan dan Pendidikan
Di bidang kesehatan, seluruh desa dan kelurahan telah mendapatkan mobil siaga. Selain itu, Kabupaten Nganjuk menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dengan dukungan anggaran sebesar Rp 114 miliar untuk layanan kesehatan gratis. “Harapan saya, orang Nganjuk semuanya sehat,” terangnya.
Terkait program nasional, Kabupaten Nganjuk menerima bantuan 220 becak listrik untuk warga lanjut usia. Selain itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga telah berjalan di Kabupaten Nganjuk, termasuk di wilayah Gondang. Anak-anak sekolah juga mengikuti Pondok Ramadan sebagai bagian dari peningkatan keimanan dan ketakwaan.
Pembangunan Sekolah Rakyat Berasrama
Untuk bidang pendidikan, Pemkab Nganjuk saat ini tengah membangun sekolah rakyat berasrama bagi putra-putri dari keluarga kurang mampu. Lokasinya berada di Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. “Kami sedang membangun sekolah rakyat berasrama, khusus untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu. Semua gratis,” tutupnya.





