Penyelenggaraan Program Kartu Huma Betang Sejahtera di Barito Utara
Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmennya dalam menyambut program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang digagas oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran. Dalam upaya memastikan keberhasilan pelaksanaan program ini, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, langsung memimpin rapat koordinasi dan sosialisasi pada Rabu (25/2). Rapat ini diselenggarakan di ruang rapat A Setda, kantor bupati setempat.
Rapat tersebut membahas berbagai teknis pelaksanaan serta validasi data penerima manfaat. Sebelumnya, Gubernur Kalteng telah memberikan instruksi agar lebih dari 205 ribu kepala keluarga (KK) yang telah terdata di seluruh provinsi dipastikan akurasinya. Hal ini dilakukan untuk menghindari duplikasi data dengan program bantuan sosial lainnya, seperti bantuan langsung dari Presiden.
Menanggapi instruksi tersebut, Bupati Shalahuddin menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengawal penyaluran KHBS hingga ke tangan masyarakat yang berhak. Ia meminta seluruh perangkat daerah, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, bekerja dengan cermat dan transparan dalam memverifikasi data.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan tidak ada masyarakat yang terlewat atau justru menerima dua kali bantuan yang sama. Proses pendataan harus dilakukan dengan jujur dan teliti,” tegas Bupati Shalahuddin.
Target Pencairan Bantuan
Berdasarkan rencana awal, pencairan bantuan KHBS ditargetkan mulai dilakukan pada H-5 menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dengan waktu yang semakin mendekat, Bupati berharap seluruh tahapan administrasi dapat dipercepat tanpa mengorbankan akurasi data.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses ini berjalan lancar. Semoga bantuan bisa segera dirasakan manfaatnya oleh warga Barito Utara, sehingga kita semua dapat menyambut Lebaran dengan lebih sejahtera,” pungkasnya.
Komitmen Pemerintah Daerah
Dalam rangka memastikan keberhasilan program KHBS, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melakukan beberapa langkah strategis. Berikut adalah beberapa hal yang dilakukan:
- Peningkatan kerjasama antar instansi: Seluruh perangkat daerah, termasuk dinas-dinas dan pemerintah desa, diberi peran penting dalam memverifikasi data penerima bantuan.
- Penyusunan sistem validasi data: Sistem yang digunakan akan memastikan bahwa data penerima bantuan akurat dan tidak terjadi duplikasi.
- Sosialisasi kepada masyarakat: Masyarakat akan diberikan informasi lengkap tentang program KHBS agar mereka memahami hak dan kewajiban mereka sebagai penerima bantuan.
Harapan dan Tantangan
Meskipun pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah, masih ada tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah memastikan bahwa semua data yang tercatat benar-benar akurat dan tidak ada kesalahan dalam pendataan. Selain itu, pengelolaan dana juga menjadi perhatian utama agar tidak terjadi penyimpangan.
Dengan komitmen yang kuat dan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan program KHBS dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Barito Utara.





