JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar mengajak seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI), untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjadikan keselamatan diri sebagai prioritas utama.
Pernyataan ini disampaikan dalam menghadapi situasi keamanan yang semakin dinamis di sejumlah wilayah Timur Tengah. Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat juga bekerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memastikan sistem perlindungan dan pendampingan bagi PMI tetap berjalan secara optimal.
Cak Imin menegaskan bahwa pemerintah terus memantau situasi secara intensif melalui koordinasi dengan Perwakilan RI di kawasan serta otoritas setempat. Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi dan keselamatan WNI tetap terpantau.
“Keselamatan WNI adalah prioritas utama pemerintah. Kami meminta seluruh WNI, termasuk para PMI di kawasan Timur Tengah, untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan resmi dari Perwakilan RI,” ucap Cak Imin, Senin (2/3).
Langkah-Langkah yang Disarankan
Cak Imin menekankan pentingnya kewaspadaan dan kedisiplinan dalam mengikuti informasi resmi sebagai kunci dalam menghadapi situasi yang terus berubah.
“Jangan mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. Pastikan setiap langkah dan aktivitas mempertimbangkan aspek keamanan,” kata dia.
Sebagai bentuk mitigasi, Kemenko PM mengimbau WNI di kawasan Timur Tengah untuk memperhatikan beberapa langkah, antara lain:
- Memprioritaskan keselamatan dengan menghindari area yang berpotensi terjadi gangguan keamanan.
- Bijak dalam menyaring informasi dengan menjadikan sumber resmi pemerintah dan Perwakilan RI sebagai rujukan utama. Jangan menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi.
- Tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis, unjuk rasa, maupun kerumunan massa yang dapat meningkatkan potensi risiko.
- Masyarakat diminta untuk mengevaluasi rencana perjalanan ke wilayah terdampak jika tidak mendesak.
PMI juga diminta untuk segera memperbarui data keberadaan melalui portal Peduli WNI guna memudahkan komunikasi dan penanganan apabila diperlukan. Selain itu, mereka diingatkan untuk menyimpan dokumen vital seperti paspor, izin tinggal, dan dokumen penting baik dalam bentuk fisik maupun digital.
Pentingnya Koneksi dengan Komunitas dan Informasi Resmi
“Tetap terhubung dengan komunitas WNI setempat dan mengikuti pembaruan resmi dari Perwakilan RI,” tuturnya.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan WNI di kawasan Timur Tengah dapat lebih siap menghadapi situasi yang mungkin terjadi. Pemerintah akan terus memberikan dukungan dan informasi terkini agar semua warga negara merasa aman dan nyaman.





