Cak Imin Kenang Jasa Jenderal Try Sutrisno: Selamat Jalan

Ketum Pkb Cak Imin Dalam Acara Refleksi Imlek 169
Ketum Pkb Cak Imin Dalam Acara Refleksi Imlek 169

Duka Cita atas Kematian Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno. Peristiwa ini menimbulkan rasa sedih bagi banyak pihak, termasuk tokoh-tokoh masyarakat dan para pejabat negara.


Innalillahi wa inna ilaihi raji’un
. Kita semua berduka atas kepergian Bapak Try Sutrisno. Beliau telah menorehkan sejarah pengabdian yang panjang untuk Indonesia,” ujar Cak Imin dalam pernyataannya, Senin (2/3/2026).

Menurut Cak Imin, kepemimpinan, kedisiplinan, serta komitmen Try Sutrisno dalam menjaga persatuan dan stabilitas bangsa merupakan warisan penting bagi generasi penerus. Ia menganggap sosok Try Sutrisno sebagai figur yang menempatkan jabatan sebagai amanah dan pengabdian sebagai kehormatan.

“Kita belajar bahwa jabatan adalah amanah, dan pengabdian adalah kehormatan. Beliau telah menuntaskannya dengan penuh tanggung jawab,” kata dia.

Cak Imin juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta seluruh amal baktinya diterima. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa duka.

“Semoga almarhum husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. Selamat jalan, Jenderal. Terima kasih atas pengabdianmu untuk Indonesia,” kata dia.

Sebelumnya, Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno tutup usia. Try Sutrisno meninggal di RSPAD Gatot Subroto dalam usia 90 tahun. Kabar ini dibenarkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

“Kita berdukacita sangat mendalam. Saya sudah minta RSPAD garnisun Setneg untuk memberikan atensi terbaik,” kata Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).

Try Sutrisno meninggal pada pukul 06.58 WIB hari ini. Jenazah Try Sutrisno dibawa ke rumah di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat. Jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Proses Pengurusan Jenazah dan Perayaan Kehidupan

Proses pemakaman Try Sutrisno dilakukan dengan penuh penghormatan. Jenazah yang dipandu oleh para petugas medis dan pejabat tinggi negara tiba di rumah duka. Para tamu undangan tampak hadir untuk memberikan dukungan kepada keluarga besar almarhum.

Beberapa tokoh nasional seperti Panglima TNI hingga Pramono turut melayat ke rumah duka. Mereka memberikan doa dan dukungan moral kepada keluarga almarhum.

Peristiwa kematian Try Sutrisno tidak hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ia dikenang sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam membangun bangsa dan negara.

Kenangan dan Warisan yang Tak Terlupakan

Dari berbagai sumber, Try Sutrisno dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas tinggi dan semangat juang yang luar biasa. Ia dikenang sebagai seorang pemimpin yang selalu berpegang pada prinsip keadilan dan kesetiaan terhadap negara.

Selama hidupnya, ia berhasil menciptakan dampak positif yang nyata dalam berbagai bidang. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga penegakan hukum, semua itu menjadi bagian dari warisan yang ditinggalkannya.

Tidak hanya itu, ia juga dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan mudah berbaur dengan masyarakat. Hal ini membuatnya memiliki banyak penggemar dan pengikut yang setia.

Dengan kepergiannya, banyak orang merasa kehilangan. Namun, semangat dan nilai-nilai yang ditinggalkannya akan terus hidup dalam benak masyarakat Indonesia. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan dengan penuh rahmat dan kasih sayang.

Pos terkait