Canva mengakuisisi MangoAI dan Cavalry untuk memperkuat AI dan desain gerak

Aa1wwwo5
Aa1wwwo5

islamipedia.id, JAKARTA – Perusahaan platform komunikasi visual global,Canva, mengumumkan akuisisi dua startup teknologi, yaitu MangoAI dan Cavalry untuk memperkuat kapabilitas kecerdasan buatan (AI) sekaligus ekspansi lini produk motion design.

Co-founder dan COO Canva, Cliff Obrecht mengatakan, melalui akuisisi MangoAI, perusahaan berkomitmen untuk memperkuat pengembangan produk bagi tim pemasaran dan kreatif.

Membangun fondasi dari MagicBrief, algoritma dan sistem pembelajaran MangoAI akan mendukung produk pemasaran generasi berikutnya berbasis AI, membuka era baru ketika data kinerja secara berkelanjutan meningkatkan dan menyesuaikan materi kreatif secarareal time,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (24/2/2026).

Selain itu, bergabungnya Cavalry disebut memperkuat upaya perusahaan untuk menyediakan solusi desain terpadu, dengan mengintegrasikan fitur vektor hingga motion dalam satu platform serta mengurangi ketergantungan pada perangkat terpisah yang kompleks dan mahal.

Akuisisi Cavalry dianggap strategis untuk memperkuat penetrasi Canva di segmen desain profesional, terutama animasi 2D dan motion design. Platform asal Inggris tersebut dikenal di kalangan motion desainer berkat proses produksi yang dinilai lebih cepat dan fleksibel.

Sementara itu, para pendirinya, Chris Hardcastle, Ian Waters, dan Adam Jenns dijadwalkan bergabung dengan Canva untuk memperkuat pengembangan lini kreatif profesional perusahaan.

Perlu diketahui, saat ini jumlah pengguna Canva telah melampaui 265 juta orang. Sepanjang tahun 2025, fitur berbasis AI perusahaan digunakan lebih dari 24 miliar kali, dengan tambahan lebih dari 50 juta pengguna baru dalam setahun.

Dari sisi kinerja keuangan, Canva menutup 2025 dengan pendapatan tahunan sekitar 4 miliar dolar AS atau meningkat 36% secara tahunan (year-on-year/YoY). Capaian tersebut didukung oleh lebih dari 31 juta pelanggan premium serta arus kas yang tetap positif selama 9 tahun berturut-turut.

Akuisisi tersebut menambah daftar ekspansi Canva dalam dua tahun terakhir, setelah mengakuisisi Affinity, Leonardo, dan MagicBrief. Manajemen menyatakan integrasi MangoAI dan Cavalry akan mempercepat realisasi peta jalan produk jangka panjang, terutama dalam pengembangan teknologi AI dan rangkaian alat kreatif terpadu.

“Visi jangka panjang dan platform Canva menjadi babak baru yang tepat bagi teknologi kami. Bersama-sama, kami memiliki peluang besar untuk mendefinisikan ulang desain motion, menyajikan alur kerja yang lebih cerdas dan membuat animasi lebih kuat serta jauh lebih mudah diakses,” tambah Chris Hardcastle, Co-founder Cavalry.

Sementara itu, Co-founder MangoAI, Nirmal Govind menyatakan antusias untuk bergabung dengan Canva guna membentuk pemanfaatan data, algoritma, dan AI dalam menghadirkan pengalaman yang dipersonalisasi di seluruh produk perusahaan.

Pos terkait