Kepemimpinan Bupati Gowa Tampilkan Capaian Positif
Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang serta Darmawangsyah Muin, memaparkan berbagai capaian kinerjanya selama setahun kepemimpinannya. Pertumbuhan ekonomi daerah ini menunjukkan tren positif yang mencerminkan arah pembangunan yang tepat.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Husniah Talenrang saat memberikan sambutan di Istana Tamalate Balla Lompoa, Jl KH Wahid Hasyim, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Jumat (20/2/2026) sore. Ia tampil dalam pakaian putih dengan hijab putih dan celana hitam, sedangkan Darmawangsyah Muin mengenakan busana muslim putih dipadu songkok hitam.
Husniah menyebutkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Gowa Februari 2025, pertumbuhan ekonomi Gowa secara kumulatif hingga triwulan III 2025 mencapai 7,05 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 sebesar 5,01 persen. Capaian ini juga melampaui rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 5,24 persen dan nasional 5,01 persen.
“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Gowa terus menunjukkan tren kenaikan. Ini bukan hanya angka, tetapi cerminan dari kerja bersama dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.
Menurutnya, akselerasi pertumbuhan sebesar 2,04 persen dari tahun sebelumnya menjadi bukti adanya percepatan pembangunan di berbagai sektor. “Kami fokus mendorong sektor produktif, UMKM, pertanian, dan investasi agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Husniah menyampaikan rasa syukurnya atas kepemimpinannya bersama Darmawangsyah Muin yang telah berjalan setahun. “Alhamdulillah kita sudah setahun memimpin Gowa tapi masih banyak jadi PR,” ucapnya.
Ia mengklaim bahwa warga menilai kondisi daerah semakin membaik. Hasil survei JSI Desember 2025 menunjukkan 73,2 persen responden menilai kondisi Gowa lebih baik sejak kepemimpinan Husniah Talenrang – Darmawangsyah Muin. Sebanyak 78,4 persen responden juga menilai kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Gowa berhasil.
Menanggapi hasil tersebut, Husniah menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat. “Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat. Ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi,” katanya.
Ia menegaskan, evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan agar pelayanan publik semakin optimal. Husniah menerangkan bahwa Hati Damai bukan sekedar tagline semata dan untuk segelintir orang. Tetapi Hati Damai untuk semua masyarakat Gowa.
“Hati damai bukan sekadar slogan. Hati damai adalah pondasi kepemimpinan. Ini adalah dasar kita,” pungkasnya.





