Tips Mengatasi Maag pada Anak Saat Berpuasa
Menjalani ibadah puasa menjadi momen istimewa bagi anak-anak yang mulai belajar menahan lapar dan haus. Namun, bagi anak yang memiliki riwayat maag, orang tua perlu memberikan perhatian ekstra agar menjalankan puasa dengan aman dan nyaman.
Perlu diketahui ada beberapa tanda munculnya maag pada anak, seperti perut perih, kembung, mual, hingga rasa tidak nyaman di ulu hati. Kondisi tersebut bisa memburuk jika pola makan tidak teratur. Oleh karena itu, diperlukan beberapa langkah penting untuk membantu anak tetap nyaman selama berpuasa.
Jangan Lewatkan Waktu Sahur
Tips pertama yaitu jangan melewatkan waktu sahur. Anak-anak yang memiliki sakit maag disarankan pada saat sahur untuk konsumsi makanan dengan tinggi karbohidrat, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, gandum, dan syauran. Dengan mengonsumsi makanan tersebut, maka membuat anak-anak merasa kenyang lebih lama.
Hindari Asupan Makanan yang Tinggi Kandungan Gas
Selanjutnya yaitu menghindari asupan makanan yang tinggi kandungan gas. Diketahui ada beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat memperparah sakit maag saat kambuh, seperti sawi, kol, nangka, pisang ambon, kopi, susu full cream, dan minuman bersoda.
Hindari Makanan Pedas dan Berlemak
Lemak yang terdapat pada makanan dapat memperberat kinerja organ lambung. Sedangkan makanan pedas diketahui dapat mengiritasi mukosa lambung yang memicu sakit maag kambuh.
Berbuka Puasa dengan Porsi Kecil
Setelah seharian berpuasa, sebaiknya tidak langsung mengonsumsi makanan berat ketika berbuka puasa. Untuk itu, disarankan berbuka puasa dengan porsi yang kecil. Disarankan untuk berbuka dengan porsi kecil, seperti buah kurma dan air putih. Selang setengah jam, kamu dapat mengonsumsi makanan berat.
Jangan Berbaring Setelah Makan
Sebaiknya tidak berbaring setelah makanan, baik sahur maupun berbuka. Berbaring setelah makan dapat memicu reflux asam lambung yang berakibat kambuhnya maag. Untuk itu, disarankan untuk duduk atau melakukan aktivitas ringan.
Konsumsi Makanan yang Tinggi Protein
Mengonsumsi daging merah tinggi lemak dapat memicu kekambuhan maag. Disarankan untuk konsumsi putih telur agar terhindar dari maag yang kambuh pada saat puasa. Selain telur, anak juga bisa mengonsumsi kacang-kacangan.
Konsumsi Makanan yang Tinggi Probiotik
Makanan jenis ini dipercaya mampu mencegah gastritis dengan cara meningkatkan kesehatan usus secara keseluruhan. Ada beberapa jenis makanan yang direkomendasikan, seperti yoghurt, tempe, atau kimchi.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, anak dengan riwayat maag dapat menjalani puasa dengan lebih nyaman dan aman. Orang tua perlu memperhatikan pola makan serta kebiasaan harian anak agar kondisi maag tidak semakin memburuk. Dengan dukungan yang tepat, puasa bisa menjadi pengalaman positif bagi anak-anak.




