Cegah Demo Mahasiswa, Polda Metro Jaya Lakukan Penyekatan di Beberapa Titik

Aa1rj6wh
Aa1rj6wh

Polda Metro Jaya Siapkan Pengawalan Ribuan Personel untuk Aksi Demo Mahasiswa

Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengawalan yang ketat terhadap aksi demo yang akan diadakan oleh elemen mahasiswa di Mabes Polri. Untuk memastikan bahwa hanya mahasiswa yang terlibat, petugas akan melakukan penyekatan di beberapa titik strategis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan berdasarkan pengalaman dari aksi-aksi massa sebelumnya. Secara keseluruhan, 13 polres dan jajaran di bawah komando Polda Metro Jaya akan bekerja sama dalam melakukan penyekatan tersebut. Tujuannya adalah mencegah pergerakan pelajar SMA dan sederajat ke lokasi aksi.

”Selain dari pelayanan aksi yang dilaksanakan di on the spot ini, kami juga (bersama) 13 polres jajaran dan komponen masyarakat terlibat dalam melakukan penyekatan,” ujar Budi pada Jumat (27/2).

Budi menyampaikan bahwa imbauan telah diberikan kepada seluruh elemen mahasiswa dan kampus-kampus agar aksi demo tidak melibatkan unsur lain. Hal ini dimaksudkan agar penyampaian aspirasi dilakukan sesuai dengan izin yang diajukan kepada petugas.

”Kami juga sudah memberikan imbauan kepada elemen mahasiswa, kampus, apabila dalam melaksanakan penyampaian pendapat itu murni dari mahasiswa. Tidak melibatkan golongan-golongan tertentu, saya sampaikan saja golongan-golongan tertentu yang menunggangi dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat,” tambah Budi.

Menurut Budi, pihak-pihak yang menunggangi kegiatan penyampaian pendapat dapat mencoreng aksi. Sebab, mereka sering kali melanggar aturan dan sering memicu kerusuhan di tengah aksi.

”Akhirnya itu dapat mencoreng, mencoreng aksi yang disampaikan oleh orang yang seharusnya dilindungi oleh undang-undang dan konstitusi. Tapi, cacat karena ada tunggangan-tunggangan. Makanya polda, Polres jajaran juga melakukan penyekatan,” ujarnya.

Untuk mengamankan aksi demo tersebut, Polda Metro Jaya mengerahkan 3.093 personel. Budi menyampaikan bahwa aksi demo terjadwal akan berlangsung setelah ibadah salat Jumat. Yakni mulai pukul 13.00 WIB. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung sampai pukul 17.00 WIB, namun tidak menutup kemungkinan massa aksi bertahan lebih lama.

”Polda Metro Jaya menurunkan personel lebih kurang 3.093 personel. Ini juga akan ditempatkan di beberapa titik, mengingat ada obvitnas (objek vital nasional), di sini ada kantor PLN—ada pusat keramaian, pasar, kegiatan aktivitas masyarakat di beberapa titik ini akan disiapkan personel Polri,” ujarnya.

Langkah Pengamanan yang Dilakukan

Beberapa langkah pengamanan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya antara lain:

  • Penyekatan di beberapa titik strategis untuk mencegah masuknya pelajar SMA dan sederajat
  • Kerja sama dengan 13 polres jajaran dan komponen masyarakat
  • Imbauan kepada elemen mahasiswa dan kampus agar aksi demo murni dari mahasiswa
  • Penempatan personel di lokasi-lokasi penting seperti objek vital nasional dan pusat keramaian

Tujuan Pengamanan

Tujuan utama dari pengamanan ini adalah:

  • Mencegah adanya gangguan dari pihak-pihak yang tidak terlibat langsung dalam aksi demo
  • Menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung
  • Memastikan bahwa aksi demo berjalan secara damai dan sesuai aturan

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, Polda Metro Jaya berharap aksi demo dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan atau kerusuhan.

Pos terkait