Cek strategi investor ritel: ORI untuk stabilitas, SUN FR untuk keuntungan

Aawwttl
Aawwttl



islamipedia.id.CO.ID – JAKARTA.

Basis investor individu atau ritel di pasar Surat Berharga Negara (SBN) semakin berkembang. Tidak hanya terbatas pada SBN ritel di pasar perdana seperti Obligasi Negara Ritel (ORI) maupun Sukuk Ritel (SR), kini investor individu juga mulai aktif membeli Surat Utang Negara (SUN) seri fixed rate (FR) di pasar sekunder, yang sebelumnya lebih dominan dimainkan oleh investor institusi.

Diketahui bahwa Plt Direktur Surat Utang Negara (SUN) Kementerian Keuangan, Novi Puspita Wardani, menyebutkan bahwa lebih dari 40% investor individu kini telah membeli SUN FR. Fenomena ini didorong oleh kemudahan akses pembelian secara ritel melalui berbagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dengan nominal mulai dari Rp 1 juta.

Menanggapi hal tersebut,

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet

menilai perbedaan utama antara membeli SUN FR di pasar sekunder dan membeli ORI di pasar perdana terletak pada tingkat fleksibilitas dan potensi imbal hasil efektif yang bisa diperoleh investor.

“ORI seperti ORI029 ditawarkan pada harga par, jadi yield yang diterima investor praktis sudah ditentukan sejak awal. Instrumen ini sangat cocok untuk investor yang menginginkan kepastian dan arus kas stabil, apalagi kuponnya dibayar bulanan,” ujar Yusuf kepada islamipedia.id, Jumat (20/2/2026).

Namun demikian, Yusuf menilai ruang optimalisasi imbal hasil pada ORI relatif terbatas. Investor tidak memiliki peluang untuk memperoleh yield yang lebih tinggi dari kondisi pasar saat ini.

Sebaliknya, SUN seri FR di pasar sekunder memberikan fleksibilitas lebih besar. Karena diperdagangkan mengikuti harga pasar, investor bisa membeli pada harga diskon ketika yield sedang tinggi. Artinya, yield to maturity yang diperoleh bisa lebih menarik dibanding kupon ORI yang ditawarkan saat ini.

Selain itu, pilihan tenor SUN FR juga jauh lebih beragam, bahkan bisa mencapai puluhan tahun. Ini penting terutama ketika investor memperkirakan suku bunga akan turun, karena obligasi dengan tenor lebih panjang biasanya mengalami kenaikan harga lebih besar dan membuka peluang capital gain.

Meski demikian, Yusuf mengingatkan bahwa fleksibilitas tersebut datang dengan risiko yang lebih tinggi. Harga SUN FR dapat berfluktuasi setiap hari seiring pergerakan suku bunga dan sentimen pasar, sehingga investor perlu siap menghadapi volatilitas jangka pendek.

“Ini berbeda dengan ORI yang umumnya dibeli untuk disimpan hingga jatuh tempo,” tambahnya.

Dalam hal strategi investasi, Yusuf menekankan bahwa tidak ada satu instrumen yang paling unggul untuk semua kondisi pasar. Menurutnya, pendekatan kombinasi justru menjadi pilihan yang lebih sehat bagi investor individu.

“ORI bisa digunakan untuk menjaga stabilitas dan arus kas rutin, sementara SUN FR dimanfaatkan untuk meningkatkan potensi imbal hasil dan menangkap peluang dari perubahan suku bunga. Diversifikasi antar tenor dan jenis instrumen menjadi kunci,” pungkas Yusuf.

Perbandingan Antara ORI dan SUN FR

  • Fleksibilitas
  • ORI: Memiliki fleksibilitas terbatas karena harga tetap pada level par.
  • SUN FR: Fleksibel karena harga dipengaruhi oleh kondisi pasar, memungkinkan investor membeli saat harga diskon.

  • Imbal Hasil

  • ORI: Yield sudah ditentukan sejak awal, cocok untuk investor yang ingin kepastian.
  • SUN FR: Potensi imbal hasil lebih tinggi, terutama jika dibeli saat yield tinggi.

  • Tenor

  • ORI: Tenor terbatas, biasanya dalam jangka pendek atau menengah.
  • SUN FR: Tenor lebih beragam, bisa mencapai puluhan tahun.

  • Risiko

  • ORI: Risiko lebih rendah karena harga stabil hingga jatuh tempo.
  • SUN FR: Risiko lebih tinggi karena fluktuasi harga tergantung suku bunga dan sentimen pasar.

Strategi Investasi yang Tepat

  • Kombinasi Instrumen
  • Menggunakan ORI untuk stabilitas arus kas dan SUN FR untuk meningkatkan potensi imbal hasil.

  • Diversifikasi

  • Memilih berbagai jenis instrumen dan tenor agar tidak terlalu bergantung pada satu produk saja.

  • Pemantauan Pasar

  • Investor perlu memantau perkembangan suku bunga dan kondisi pasar secara berkala untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Pos terkait