CEO Timnas Malaysia, Rob Friend, menyatakan keyakinannya bahwa pihaknya akan memenangkan banding di Pengadilan CAS terhadap FIFA. Kepercayaan diri ini muncul setelah pengadilan mengumumkan penundaan pengumuman putusan akhir atas banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terhadap skorsing yang diberikan oleh FIFA.
Putusan akhir dari Pengadilan CAS belum diumumkan secara resmi, tetapi diketahui bahwa sidang tersebut tidak bertujuan untuk menganulir seluruh sanksi FIFA. Tujuan utama dari banding ini adalah untuk mengurangi hukuman yang diberikan terhadap tujuh pemain naturalisasi ilegal Malaysia.
Sebelumnya, FIFA memberikan sanksi berupa denda dan pembatalan beberapa hasil pertandingan resmi kepada Malaysia setelah menemukan adanya pemalsuan dokumen naturalisasi. Sanksi ini menjadi perhatian serius bagi FAM, yang kemudian mengajukan banding ke CAS.
Banding yang diajukan oleh FAM bukanlah upaya untuk menghilangkan semua sanksi, melainkan hanya ingin mengurangi durasi skorsing yang diberikan. Sebelumnya, pengadilan dijadwalkan mengeluarkan putusan pada 26 Februari, namun jadwal tersebut ditunda karena sejumlah alasan yang belum diungkapkan secara detail.
Pihak CAS mengatakan bahwa putusan akhir akan diumumkan dalam pekan depan, meskipun tanggal pastinya masih belum ditentukan. Hal ini disambut baik oleh Malaysia, khususnya oleh CEO Harimau Malaya, Rob Friend. Ia bahkan mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dalam menantikan keputusan tersebut.
Rob Friend tampak sangat optimis dan yakin bahwa Malaysia akan berhasil memenangkan banding di CAS. Meski begitu, ia tidak banyak memberikan bocoran mengenai strategi atau alasan yang membuatnya percaya diri.
Menurutnya, sidang yang berlangsung sebelumnya berlangsung selama 12 jam dan melibatkan pengacara dari FIFA, FAM, serta FIFPro bersama para pemain. “Ini adalah minggu yang produktif,” ujar Rob Friend seperti dikutip dari NST.com.my.
“Sebagai informasi terbaru, tanpa membocorkan terlalu banyak, sidang berlangsung selama 12 jam. FIFA memiliki pengacara mereka, kami memiliki pengacara kami bersama FIFPRO dan para pemain.”
“Dari sudut pandang di mana menurut saya kita berada saat ini, kami optimis,” tambahnya.
Meski CAS menyatakan bahwa putusan akan diumumkan dalam pekan depan, Rob Friend memperkirakan bahwa proses bisa mundur lagi hingga tiga pekan ke belakang. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak yang mendukung Malaysia untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru dalam menanti keputusan.
“Prosesnya akan memakan waktu beberapa hari hingga seminggu, dan maksimal tiga minggu. Mereka tidak memberikan jadwal pasti, tetapi yang pasti ini tidak akan terjadi dalam semalam. Sekarang kita duduk santai, kita menunggu,” pungkas Rob Friend.
Putusan akhir dari Pengadilan CAS akan menjadi acuan penting bagi AFC dan FIFA dalam menentukan sikap mereka terhadap sanksi yang diberikan kepada Malaysia. Berbagai sanksi telah dipersiapkan, dan potensi terburuk dari kasus ini adalah kemungkinan Malaysia dikucilkan dari kompetisi sepak bola internasional.





