CIMSA FK Unsyiah Gelar LASKAR SCOPH 1: Edukasi Kesehatan Gratis untuk Warga

1706768694
1706768694

LASKAR SCOPH Vol. 1: Kegiatan Edukasi Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Banda Aceh

CIMSA Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala kembali menggelar kegiatan LASKAR SCOPH Vol. 1, yang merupakan singkatan dari Lapak Sehat Bersama SCOPH. Kegiatan ini diselenggarakan dalam dua episode, yaitu pada 8 Februari 2026 di Car Free Day Kota Banda Aceh dan pada 16 Februari 2026 di Suzuya Mall Banda Aceh. Tujuan utamanya adalah memberikan edukasi tentang diabetes melitus dan hipertensi serta menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Kegiatan ini menggabungkan kampanye kesehatan dengan pemeriksaan medis secara gratis, sehingga mampu menjangkau lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat di Kota Banda Aceh dan sekitarnya. Dalam pelaksanaannya, CIMSA bekerja sama dengan Event Organizer Car Free Day Kota Banda Aceh serta Management Building Suzuya Mall Banda Aceh, yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan ini.

Sebelum kegiatan utama dilaksanakan, panitia dan anggota SCOPH mengikuti rangkaian pelatihan persiapan yang terdiri dari beberapa sesi. Sesi pertama, Basic Public Health, disampaikan oleh Naura Aziza selaku Public Health Leader. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar kesehatan masyarakat, seperti definisi dan cakupan public health, pendekatan promotif dan preventif, serta konsep determinan kesehatan yang melibatkan interaksi antara host, agent, dan environment.

Selain itu, peserta juga diajarkan perbedaan antara incidence dan prevalence, serta pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular di tingkat komunitas. Pelatihan ini dilakukan secara sistematis melalui pre-test, pemaparan materi, diskusi interaktif, dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta.

Setelah sesi teori, pelatihan dilanjutkan dengan sesi Public Health in Action yang difasilitasi oleh Iffa Adilla Putri Hariadi, LPO CIMSA FK USK 2021-2022. Pada sesi ini, peserta melakukan diskusi kelompok dan Focus Group Discussion mengenai teknis pelaksanaan skrining kesehatan, termasuk tata cara pemeriksaan tanda-tanda vital dan pengukuran gula darah sewaktu.

Peserta juga melakukan simulasi penggunaan alat pemeriksaan untuk memastikan kesiapan teknis dan keterampilan aplikatif. Rangkaian pelatihan dirancang secara partisipatif agar peserta tidak hanya memahami konsep secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat saat berinteraksi dengan masyarakat.

Pada pelaksanaan di Car Free Day dan Suzuya Mall, tim LASKAR memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai faktor risiko, gejala, serta langkah pencegahan diabetes melitus dan hipertensi. Selain itu, masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan tekanan darah, pengukuran tanda-tanda vital, dan pemeriksaan gula darah sewaktu secara gratis.

Edukasi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi serta interaksi aktif selama kegiatan berlangsung.

Sebagai penutup, peserta diajak mengisi post-test dan feedback, kemudian menuliskan My Health Commitment sebagai bentuk komitmen pribadi untuk menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ditutup dengan sesi interaktif berupa spin wheel berhadiah sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi.

Salah satu peserta menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini. Ia mengapresiasi pendekapan edukasi yang komunikatif dan mudah dipahami, serta pelayanan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara ramah dan informatif oleh mahasiswa kedokteran. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular.

Ketua panitia kegiatan, Rafeyva Alya Fuadri, menyampaikan bahwa LASKAR SCOPH Vol. 1 merupakan bentuk komitmen mahasiswa kedokteran dalam mengedepankan pendekatan promotif dan preventif terhadap penyakit tidak menular. Ia menegaskan bahwa edukasi yang mudah dipahami serta akses pemeriksaan kesehatan gratis diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini dan menerapkan gaya hidup sehat secara berkelanjutan.

Local Coordinator CIMSA FK USK, Ikhwan Syafawi, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kapasitas mahasiswa kedokteran, baik dalam aspek akademik, komunikasi, maupun kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar memahami teori kesehatan masyarakat, tetapi juga mengimplementasikannya secara langsung melalui interaksi dengan komunitas.

Perwakilan mitra, pihak Management Building Suzuya Mall Banda Aceh, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Mereka menyampaikan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan menunjukkan dampak yang baik, khususnya dalam lingkup internal organisasi dan komunitas mahasiswa. Program yang dijalankan sudah mampu membangun kesadaran serta memperkuat kapasitas peserta. Ke depannya, diharapkan tim penyelenggara dapat terus melakukan pengembangan dan inovasi agar manfaat kegiatan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas serta memberikan kontribusi nyata bagi publik.

Dukungan Suzuya Mall berupa penyediaan fasilitas dan koordinasi teknis selama kegiatan berlangsung menjadi bentuk kolaborasi yang mendukung terselenggaranya program secara optimal. Kerja sama ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung program kesehatan masyarakat di Kota Banda Aceh.


Pos terkait