Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Lingga, Petugas Damkar Lakukan Pembakaran Terkendali
Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lingga kembali melakukan evakuasi sarang tawon vespa yang dinilai membahayakan warga di Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep. Kegiatan tersebut dilakukan pada Senin (2/3/2026), setelah petugas menerima laporan dari masyarakat melalui sambungan telepon.
Laporan yang diterima menyebutkan keberadaan sarang tawon berukuran besar di sebuah pohon yang berada di samping rumah warga di Jalan Belakang Pasar Ikan, RW 003/RT 001, Kelurahan Dabo. Sarang tawon ini dikhawatirkan mengancam keselamatan penghuni rumah maupun warga sekitar lokasi.
Komandan Pleton (Danton) Damkar Lingga Unit Dabo, Ikmal Hakim, menjelaskan bahwa laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan persiapan personel dan peralatan menuju lokasi kejadian. “Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel segera melakukan persiapan dan bergerak ke lokasi dengan waktu respons sekitar lima menit,” ujar Ikmal Hakim.
Proses Evakuasi yang Dilakukan
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan proses evakuasi sarang tawon vespa menggunakan metode pembakaran terkendali. Tujuannya adalah memastikan koloni tawon dapat dimusnahkan secara aman tanpa membahayakan lingkungan sekitar.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Damkar Lingga mengerahkan satu unit kendaraan operasional Kaisar Damkar serta dua unit sepeda motor milik anggota untuk mempercepat mobilisasi personel. Petugas juga dilengkapi dua set alat pelindung diri (APD) khusus penanganan tawon guna menghindari risiko sengatan saat proses evakuasi berlangsung.
Selain itu, proses pembakaran menggunakan tiga liter bahan bakar jenis pertalite, tiga liter solar, serta alat pembakar yang dibalut goni sebagai media pengendali api. Hal ini dilakukan untuk memastikan api tidak menyebar dan tetap terkendali selama proses evakuasi.
Hasil dan Imbauan kepada Masyarakat
Ikmal Hakim mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan sarang tawon atau hewan berbahaya lainnya di lingkungan permukiman. Dengan demikian, masalah dapat ditangani lebih cepat dan mencegah potensi korban.
“Evakuasi berlangsung aman dan lancar hingga sarang tawon berhasil dimusnahkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan di sekitar lokasi,” katanya.
Langkah-Langkah yang Dilakukan oleh Petugas
- Petugas menerima laporan dari masyarakat melalui telepon.
- Personel segera melakukan persiapan dan bergerak ke lokasi dalam waktu lima menit.
- Sarang tawon vespa dievakuasi menggunakan metode pembakaran terkendali.
- Digunakan satu unit kendaraan operasional dan dua unit sepeda motor untuk mempercepat mobilitas.
- Petugas dilengkapi APD khusus untuk menghindari risiko sengatan.
- Bahan bakar yang digunakan mencakup pertalite, solar, dan alat pembakar yang dibalut goni.





