Dampak Perang AS-Israel-Iran, Penerbangan Umroh Tertunda, Travel Menunggu Kejelasan

114195659 Hi063119061 9
114195659 Hi063119061 9

Kementerian Haji dan Umroh Mengimbau Penundaan Keberangkatan Jemaah

Kementerian Haji dan Umroh mengeluarkan imbauan kepada para jemaah umroh yang akan berangkat ke Arab Saudi untuk menunda keberangkatan sementara waktu. Imbauan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap situasi krisis yang sedang terjadi di kawasan Timur Tengah, khususnya perang antara Amerika-Israel melawan Iran.

Perang tersebut telah memberikan dampak signifikan terhadap negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi. Hal ini membuat pemerintah Indonesia merasa perlu untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah umroh asal Indonesia saat menjalankan ibadah di tanah suci.

Dalam pernyataannya, Kemenhaj menyampaikan bahwa penundaan keberangkatan jemaah umroh akan dilakukan hingga situasi di kawasan Timur Tengah benar-benar stabil dan aman. Pernyataan ini disampaikan melalui video resmi yang dipublikasikan oleh pihak Kemenhaj.

Selain itu, Kemenhaj juga menyatakan bahwa mereka masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Arab Saudi. Mereka juga aktif memantau perkembangan situasi di sana agar bisa segera menentukan kebijakan lanjutan terkait keberangkatan jemaah umroh.

Dampak pada Jemaah Umroh di Kota Bogor

Pada saat yang sama, beberapa jemaah umroh di Kota Bogor ternyata sudah memiliki rencana keberangkatan dalam waktu dekat. Salah satu travel haji dan umroh di Kota Bogor, Yudi Sianda dari Patuna Tour and Travel, mengungkapkan bahwa jemaah umroh yang menggunakan jasa perusahaan mereka tidak terdampak langsung oleh perang yang sedang berlangsung.

Menurut Yudi, jemaah yang diberangkatkan ke tanah suci sebelum perang pecah pada 28 Februari 2026 telah kembali ke Indonesia atau telah meninggalkan Arab Saudi. Namun, ia menyebutkan bahwa ada rencana keberangkatan lagi pada tanggal 7 Maret 2026.

Meski demikian, Yudi mengaku bahwa pihaknya sudah mendengar imbauan dari Kemenhaj untuk menunda keberangkatan. Namun, sampai saat ini belum ada keputusan pasti dari pusat terkait hal ini. Ia menjelaskan bahwa keputusan akhir harus datang dari Jakarta.

“Kita belum ada informasi (keputusan penundaan keberangkatan), karena kepastiannya jadi atau tidaknya itu dari kantor pusat, di Jakarta,” ujarnya.

Tanggapan dari Travel Lain

Hal serupa juga disampaikan oleh Baitul Mukminin Tour and Travel Kota Bogor. Pimpinan perusahaan tersebut, Hj. Eva Djamhur, mengatakan bahwa mereka masih belum mengetahui keputusan pasti apakah keberangkatan jemaah umroh akan ditunda atau tidak.

“Iya, saya kurang tahu,” katanya.

Perkembangan Terkini

Saat ini, seluruh pihak terkait seperti travel haji dan umroh masih terus memantau perkembangan situasi di Arab Saudi. Mereka berharap kondisi dapat segera kembali stabil agar keberangkatan jemaah umroh bisa dilanjutkan dengan aman dan lancar.


Pos terkait