Demo Aliansi Pedli Keadilan di Polres Sumba Timur Terkait Salah Tangkap di Desa Kotak Kawau

Whatsapp Image 2019 05 11 At 08.55.40 1
Whatsapp Image 2019 05 11 At 08.55.40 1

Demonstrasi Aliansi Peduli Keadilan di Mapolres Sumba Timur

Aliansi Peduli Keadilan, yang terdiri dari kelompok mahasiswa dan masyarakat adat, menggelar demonstrasi di Mapolres Sumba Timur pada Senin (2/3/2026). Demonstrasi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap penanganan hukum yang dinilai tidak adil terhadap dua tersangka yang seharusnya menjadi korban.

Dalam orasinya, aliansi ini menuntut keadilan atas perkara pidana yang dinilai memiliki kelemahan dalam proses hukum. Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan salah tangkap terhadap Isto Inong Ndena dan Mbullu Hina dari Desa Kotak Kawau, Kecamatan Kahaungu Eti. Kedua individu ini saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Aliansi menilai bahwa kedua tersangka sebenarnya adalah korban, bukan pelaku dari tindakan yang dituduhkan. Mereka meminta agar tersangka segera dibebaskan dan menuntut pihak berwajib untuk menangani laporan resmi yang diajukan oleh Isto Inong Ndena. Laporan tersebut memiliki nomor LP/B/12/IV/2025/SPK/POLSEK UMALULU/POLRES SUMBA TIMUR, tanggal 23 April 2025, tentang dugaan tindak pidana pengrusakan.

Selain itu, aliansi juga meminta agar pihak yang melakukan pengrusakan pagar dan intimidasi dengan senjata tajam segera ditangkap. Penanggung jawab Aliansi, Yudiano Tay Kamangi, menyampaikan bahwa penanganan hukum terhadap dua perkara tersebut tidak adil. Ketidakadilan ini justru membuat korban yang semestinya dilindungi malah dijadikan tersangka.

“Kami hadir untuk meminta keadilan,” ujar Yudiano Tay Kamangi dalam orasinya.

Dalam tuntutan yang dibacakan, aliansi juga memaksa proses penghentian penuntutan. Alasan utamanya adalah karena tidak terdapat unsur pidana sebagaimana disangkakan. Mereka juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan demi menjamin asas keadilan, profesionalisme, dan transparansi.

Aliansi yang terdiri dari puluhan anggota ini juga menuntut Kapolres Sumba Timur untuk mengevaluasi penyidik perkara tersebut. Selain itu, mereka mendesak agar Kapolsek Umalulu dan Kapolsek Kadumbul segera bertindak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Tuntutan Utama Aliansi Peduli Keadilan

  • Aliansi menuntut agar tersangka Isto Inong Ndena dan Mbullu Hina segera dibebaskan karena dianggap sebagai korban.
  • Mereka meminta polisi untuk menangani laporan resmi yang diajukan oleh Isto Inong Ndena.
  • Pihak yang melakukan pengrusakan pagar dan intimidasi dengan senjata tajam diminta segera ditangkap.
  • Proses penghentian penuntutan diminta untuk segera dilakukan karena tidak terdapat unsur pidana sebagaimana disangkakan.
  • Evaluasi menyeluruh terhadap proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan diminta untuk memastikan keadilan, profesionalisme, dan transparansi.
  • Kapolres Sumba Timur diminta untuk mengevaluasi penyidik perkara tersebut.
  • Kapolsek Umalulu dan Kapolsek Kadumbul diminta untuk segera bertindak sesuai prosedur hukum.

Penutup

Demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Peduli Keadilan mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap proses hukum yang adil. Dengan tuntutan yang disampaikan, aliansi berharap dapat memberikan perhatian lebih terhadap kasus-kasus yang dianggap memiliki ketidakadilan dalam penanganannya.

Pos terkait