Kemenangan Dramatis Sumsel United atas Sriwijaya FC
Pertandingan antara Sumsel United dan Sriwijaya FC dalam pekan ke-21 kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 berlangsung dengan hasil yang sangat menentukan. Di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (28/2/2026) malam, Sumsel United berhasil mengalahkan saudara tuanya dengan skor telak 3-0. Gol-gol kemenangan ini dicetak oleh Otto Kapisa di menit ke-4, Juninho Cabral di menit ke-21, dan Azis Hutagalung di menit ke-64.
Kekalahan ini menjadi akhir dari masa kejayaan Sriwijaya FC yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu klub besar di Sumatera. Dengan hasil ini, Sriwijaya FC secara resmi terdegradasi ke Liga Nusantara musim depan. Mereka hanya mampu mengumpulkan 2 poin dalam tiga putaran kompetisi, menjadikan mereka berada di dasar klasemen.
Dominasi Sumsel United yang Tak Terbendung
Sumsel United memperlihatkan dominasi yang luar biasa sejak awal pertandingan. Tekanan terus-menerus dari para pemain Laskar Juaro membuat gawang Sriwijaya FC rentan. Gol pertama yang dicetak oleh Otto Kapisa pada menit ke-4 langsung memberi tekanan psikologis bagi tim tamu. Tidak butuh waktu lama, Sumsel United kembali mencatatkan gol lewat Juninho Cabral di menit ke-21, yang memperkuat posisi mereka di papan klasemen.
Di babak kedua, Sriwijaya FC berusaha bangkit, namun justru semakin terbenam. Azis Hutagalung kemudian menutup pertandingan dengan gol ketiganya di menit ke-64, yang menjadi penutup kemenangan Sumsel United. Hasil ini membawa Sumsel United mengoleksi 37 poin, masih berada di peringkat ketiga klasemen sementara.
Nasib Kontras Antara Dua Klub
Perbedaan nasib antara Sumsel United dan Sriwijaya FC sangat jelas. Sumsel United kini berada di posisi ketiga dengan 37 poin, masih menempel ketat Garudayaksa FC yang memiliki 38 poin. Sedangkan Adhyaksa FC memimpin klasemen dengan 40 poin. Sementara itu, Sriwijaya FC, yang sebelumnya merupakan juara bertahan, kini terpaku di dasar klasemen dengan hanya 2 poin.
Dengan sisa enam laga di putaran ketiga, Sriwijaya FC tidak mungkin lagi mengejar Persekat Tegal di posisi ke-9 yang terpaut 20 poin. Hal ini menjadikan mereka pasti terdegradasi ke Liga Nusantara musim depan.
Harapan dan Motivasi untuk Masa Depan
Pelatih kepala Sumsel United, Nil Maizar, menyambut kemenangan ini dengan rasa syukur. Ia mengingatkan para pemain untuk tetap rendah hati dan bekerja keras agar bisa meraih promosi ke Super League musim depan.
“Ini hasil luar biasa. Semoga tren positif ini berlanjut di enam laga sisa. Saya minta pemain tetap membumi, tulus, dan ikhlas,” ujar Nilmaizar usai laga.
Di tengah euforia kemenangan, ada cerita manis dari Muhammad Ickbal Maulana, yang akrab disapa Kaconk. Pemain U-21 ini mencatatkan debut resminya setelah masuk di menit ke-74 menggantikan Diego Pires Dall’Oca. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada pelatih atas kepercayaannya dan berkomitmen untuk terus belajar dan berkembang.
“Terima kasih kepada pelatih atas kepercayaannya. Ini motivasi bagi saya untuk belajar lebih keras lagi dan terus berproses,” ungkap Kaconk dengan penuh semangat.
Kemenangan ini menjaga asa Sumsel United untuk promosi ke kasta tertinggi, Super League (Liga 1) musim depan. Dengan persaingan yang ketat, setiap poin akan sangat berharga bagi Laskar Juaro.
Bagi pendukung setia Sriwijaya FC, malam di Jakabaring kemarin adalah akhir dari sebuah era, sekaligus awal dari perjalanan panjang untuk kembali bangkit dari kasta terendah.





