Nasib Sriwijaya FC di Ujung Tanduk Jelang Derbi Sumsel
Sriwijaya FC kini berada dalam situasi yang sangat sulit menjelang laga derbi Sumsel melawan Sumsel United. Tim asal Sumatera Selatan ini menghadapi ancaman degradasi ke Liga 3 atau Liga Nusantara jika gagal memperbaiki posisi mereka di klasemen Liga 2. Kekalahan dalam pertandingan ini akan membuat mereka tidak mungkin mengejar perolehan poin Persekat Tegal, yang saat ini berada di posisi ke-9 dengan 22 poin.
Saat ini, Sriwijaya FC hanya mengumpulkan 2 poin dan berada di dasar klasemen. Dengan sisa enam pertandingan, maksimal poin yang bisa diraih adalah 20 poin (18 poin tambahan plus 2 poin saat ini). Angka ini jauh dari target yang diperlukan untuk menyalip Persekat Tegal.
Fokus pada Performa dan Mentalitas
Pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa ia tidak ingin memberatkan pemain dengan ancaman degradasi. Dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan, ia menekankan pentingnya fokus pada performa dan mentalitas tim.
“Jika kalah kami tidak bertahan di Liga 2, jujur saya tidak membawa pemikiran itu kepada tim. Saya hanya menuntut pemain fokus dalam setiap pertandingan, termasuk melawan Sumsel United,” ujarnya.
Iwan Setiawan, yang sering disebut sebagai “The Special One” Indonesia, optimistis bahwa timnya memiliki peluang yang sama untuk meraih kemenangan. Ia menargetkan peningkatan performa dibanding putaran pertama dan kedua, serta membangun mentalitas militan dan pantang menyerah.
“Yang terpenting bagaimana saya membangun tim ini menjadi tim dengan performa dan mentalitas hebat. InsyaAllah hasilnya juga bagus,” katanya.
Laga Tanpa Penonton Disayangkan
Iwan Setiawan juga menyayangkan laga derbi Sumsel digelar tanpa kehadiran suporter. Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, yang biasanya menjadi markas Elang Andalas, kini tidak bisa dipenuhi oleh para pendukung karena masalah finansial.
“Saya sangat menyayangkan pertandingan tanpa penonton. Kami berharap suporter bisa menyaksikan tim baru Sriwijaya FC agar menimbulkan kebanggaan,” ucapnya.
Ia berharap suporter tetap memberi dukungan, meski hanya melalui nonton bareng atau layar besar di kawasan stadion. Menurutnya, dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi para pemain.
Tanpa Kapten Joko Susilo
Pada laga penting ini, Sriwijaya FC dipastikan tidak diperkuat kapten tim, Joko Susilo, yang absen akibat akumulasi kartu kuning. Absennya pemain lini belakang tersebut menjadi kerugian besar bagi tim.
Iwan mengaku akan melakukan perubahan formasi untuk menutup kekosongan di lini pertahanan. Meski kehilangan pemain kunci, ia memastikan persiapan tim berjalan baik selama sepekan terakhir.
Senada dengan sang pelatih, pemain bernomor punggung 3, Derry Herlangga, menyatakan seluruh pemain siap memberikan perlawanan maksimal demi meraih hasil positif di laga derbi Sumatera Selatan ini.





