DGNS Siap Luncurkan 125 Juta Saham Melalui Private Placement

Aapaxra 2
Aapaxra 2

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk Akan Menerbitkan Saham Baru

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) akan menerbitkan saham baru dalam rangka penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD). Dalam aksi korporasi ini, perusahaan akan menerbitkan maksimal sebanyak 125 juta saham atau setara dengan 10% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Manajemen DGNS dalam keterbukaan informasi pada Jumat (27/2/2026) menjelaskan bahwa aksi korporasi yang dikenal sebagai private placement ini akan dimintakan restu dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada tanggal 6 April 2026. Pelaksanaan private placement akan dilakukan dua tahun setelah tanggal RUPSLB menyetujui aksi korporasi tersebut. Oleh karena itu, maksimal aksi korporasi ini akan dilaksanakan pada 6 April 2028.

Dana hasil dari private placement ini akan digunakan untuk pengembangan usaha DGNS. Beberapa tujuan penggunaan dana antara lain penambahan modal kerja, pembukaan outlet baru, pembelian saham atau aset, serta penyertaan saham pada satu atau lebih perusahaan di industri yang relevan dengan kegiatan usaha grup.

Anak usaha dari PT Bundamedik Healthcare System Tbk (BMHS) ini belum mengungkap identitas calon investor yang akan menyerap saham baru dari private placement ini. Manajemen DGNS menyatakan bahwa saham baru akan dikeluarkan kepada satu atau beberapa pemodal yang bermaksud memiliki saham baru. Namun, hingga saat ini, pihak manajemen belum menentukan siapa saja calon pemodalnya sehingga belum dapat diungkapkan secara rinci.

Harga pelaksanaan saham PMTHMETD juga akan ditentukan kemudian. Menurut manajemen, harga pelaksanaan saham minimal sebesar 90% dari rata-rata harga penutupan saham selama kurun waktu 25 hari bursa berturut-turut di Pasar Reguler sebelum tanggal permohonan Pencatatan saham tambahan hasil PMTHMETD. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan BEI No. I-A. Adapun nilai nominal saham baru adalah Rp 25 per saham.

Tujuan dan Proses Penambahan Modal

Penambahan modal melalui private placement ini bertujuan untuk memperkuat posisi finansial perusahaan dan mendukung ekspansi bisnis. DGNS, yang bergerak di bidang laboratorium patologi dan genomik, berupaya meningkatkan kapasitas operasional dan memperluas jaringan layanan di berbagai wilayah Indonesia.

Proses penambahan modal ini akan berlangsung secara bertahap. Setelah RUPSLB menyetujui aksi korporasi, manajemen akan segera melakukan persiapan teknis, termasuk penentuan harga saham, pemesanan saham oleh investor, dan pendaftaran saham tambahan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Selain itu, proses ini juga melibatkan keterbukaan informasi terhadap para pemegang saham dan publik. DGNS akan terus memberikan update terkini mengenai perkembangan aksi korporasi ini agar semua pihak dapat memahami dan memantau prosesnya secara transparan.

Potensi Dampak terhadap Pasar

Dengan adanya penambahan modal ini, DGNS diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan pertumbuhan bisnis di tengah persaingan industri laboratorium dan layanan kesehatan. Investasi yang ditanamkan akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas pasar.

Meski belum ada informasi detail mengenai calon investor, kemungkinan besar investor yang tertarik akan menjadi pihak-pihak yang memiliki minat pada sektor kesehatan dan teknologi medis. Hal ini dapat membawa manfaat jangka panjang bagi DGNS dan para pemegang saham.

Kesimpulan

Penambahan modal melalui private placement merupakan langkah strategis yang dilakukan DGNS untuk mendukung pengembangan usaha. Proses ini akan berjalan sesuai rencana dan akan diawasi dengan ketat untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan keterbukaan informasi. Dengan demikian, DGNS siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.

Pos terkait