Di Balik Kekurangan Anggaran Listrik Keraton Solo, Pemkot Bayar Rp19 Juta per Bulan

Aa1ukswn 2
Aa1ukswn 2

Penyebab Penghentian Pembayaran Listrik Keraton Kasunanan Surakarta

Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah, mengalami keterbatasan anggaran yang menyebabkan penghentian sementara pembayaran listrik untuk lima rekening Keraton Kasunanan Surakarta. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono, yang menjelaskan bahwa pembayaran tersebut sementara ditangguhkan karena kondisi keuangan yang tidak memungkinkan.

Anggaran yang Terbatas

Maretha Dinar Cahyono menyampaikan bahwa kemampuan anggaran dinas masih terbatas, sehingga pihaknya memutuskan untuk menunda pembayaran listrik. Ia belum bisa memastikan kapan pembayaran akan dilanjutkan. Namun, ia berupaya agar pembayaran dapat dilakukan kembali pada pergeseran triwulan II tahun ini.

“Kemampuan anggaran kami kan masih kurang. Jadi memang sementara kami masih tangguhkan dulu,” ujarnya saat dihubungi.

Jika pergeseran triwulan II tidak berhasil, maka pihaknya akan mengusulkan pembayaran kembali dalam APBD Perubahan. Pengusulan ini paling cepat bisa terealisasi pada April 2026 mendatang.

Proses Pengajuan dan Realisasi

Menurut Maretha, proses pergeseran anggaran akan dilakukan melalui mekanisme yang sudah ditetapkan. Ia menjelaskan bahwa jika anggaran cukup, maka pembayaran akan segera dilakukan. Namun, jika tidak cukup, maka pengusulan akan dilakukan dalam APBD Perubahan.

“Nanti di pergeseran kami coba menganggarkan kembali. Nah, kalau nanti di pergeseran cukup ya kami anggarkan. Kalau nanti enggak cukup ya nanti di perubahan,” jelasnya.

Proses pergeseran anggaran ini diharapkan selesai pada bulan Maret 2026. Jika semua berjalan lancar, maka pembayaran tagihan listrik bisa dilakukan pada bulan April 2026. Namun, ia belum bisa memastikan apakah hal ini akan terwujud.

Tagihan Januari 2026 Sudah Dibayar Sendiri

Meski pembayaran listrik ditangguhkan, ternyata tagihan untuk bulan Januari 2026 telah dibayar oleh pihak keraton sendiri. Maretha menjelaskan bahwa ia sudah melakukan komunikasi dengan pihak keraton dan mengetahui bahwa tagihan tersebut sudah lunas.

“Kalau yang kemarin saya komunikasi untuk yang Januari, itu malah sudah dibayar sama pihak keraton,” ujarnya.

Biaya Pembayaran Listrik

Selama ini, Pemerintah Kota Solo menghabiskan sekitar Rp19 juta per bulan untuk membayar tagihan listrik dari lima rekening Keraton Kasunanan Surakarta. Biaya tersebut dibayarkan secara langsung oleh dinas ke PT PLN.

“Per bulannya ada lima rekening, totalnya sekitar Rp19 jutaan,” ungkapnya.

Rekening listrik tersebut atas nama keraton, tetapi pembayaran dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah kota memiliki kewajiban untuk menjamin kelancaran operasional keraton.

Pos terkait