Dikejar Warga, Perampok Cindaga Banyumas Kabur Tinggalkan Mobil Curian

Tangkapan Layar Video Viral Mobil Pelaku Pencurian Di Bogor Istimewa 169
Tangkapan Layar Video Viral Mobil Pelaku Pencurian Di Bogor Istimewa 169

Aksi Perampokan di Banyumas Kembali Menggemparkan Warga

Pada dini hari Selasa (3/3/2026), kembali terjadi aksi perampokan di wilayah Banyumas. Kejadian ini menimpa rumah milik SY (45) yang berada di Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Tiga pelaku mencoba menyekap korban sebelum mencuri mobil dan uang tunai dari dalam rumah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.45 WIB. Menurut keterangan korban, ketiga pelaku masuk ke dalam rumah dengan membawa golok. Awalnya, mereka mengira suara yang terdengar adalah suara kucing. Namun, setelah itu, tiga orang tersebut langsung masuk dan mengancam keluarga korban.

“Terus ngancam, jangan berisik diam saja minta kerja samanya. Kalau tidak nanti saya bunuh kamu semuanya,” kata korban. Ia menjelaskan bahwa semua pelaku membawa senjata tajam dan memaksa korban untuk diam.

Korban juga menyebutkan bahwa pelaku tidak membawa barang-barang seperti HP atau benda-benda lainnya. Namun, mereka berhasil membawa uang tunai yang ada di laci meja. Selain itu, para pelaku juga mencoba membawa kabur mobil milik korban, sebuah Datsun bernomor polisi B 2740 UKN.

Saat itu, korban SY diikat kaki dan tangan serta mulutnya dibungkus lakban. Anak korban sempat menangis, sehingga pelaku melepaskannya. Korban berharap pelaku dapat segera ditangkap agar warga merasa lebih aman.

Penangkapan dan Pengejaran Pelaku

Setelah kejadian tersebut, mobil curian yang dibawa oleh pelaku ditemukan di area Depo Pasir Cindaga. Warga Dusun Poncot langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Karena panik, pelaku akhirnya meninggalkan mobil di tepi sungai dan melarikan diri.

Kasatreskrim Polresta Banyumas, AKP Ardi Kurniawan, mengatakan bahwa tim Resmob masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku. “Tim Resmob Polresta Banyumas masih melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku,” ujarnya.

Rentetan Perampokan di Banyumas

Kejadian ini menjadi perampokan keempat dalam kurun waktu kurang dari satu bulan terakhir di wilayah Banyumas. Sebelumnya, perampokan terjadi di Desa Limpakuwus pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Dua pria tak dikenal masuk ke rumah pasangan lansia, mengancam korban, lalu membawa kabur uang sekitar Rp400 ribu dan anting emas seberat 2 gram dengan total kerugian Rp2,4 juta.

Perampokan juga terjadi di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Minggu (15/2/2026) dini hari. Dua pelaku masuk melalui jendela, memukuli dan mengikat korban serta anaknya, kemudian mengancam menggunakan celurit. Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran polisi.

Imbauan Polisi kepada Warga

Rentetan kasus ini menambah daftar panjang kejahatan perampokan di Banyumas. Untuk mencegah kejadian serupa, polisi mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan melaporkan kejadian aneh atau mencurigakan kepada aparat kepolisian.


Pos terkait