Gangguan Lambung Meningkat Selama Bulan Puasa
Selama bulan puasa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mencatat adanya peningkatan keluhan kesehatan terkait gangguan lambung di berbagai fasilitas kesehatan (Faskes). Hal ini dinilai wajar karena perubahan pola makan dan jam makan yang terjadi selama masa berpuasa, baik saat berbuka maupun sahur.
Kepala Dinkes Kota Serang, Ahmad Hasanuddin, menjelaskan bahwa kondisi tersebut umumnya dipicu oleh pola makan yang kurang tepat. Misalnya, masyarakat cenderung mengonsumsi makanan pedas, berminyak, asin, atau asam saat berbuka puasa. Hal ini dapat memicu peningkatan produksi asam lambung, sehingga menyebabkan rasa kembung atau nyeri pada lambung.
“Umumnya keluhannya itu lambung yang paling banyak,” katanya, Senin 23 Februari 2026.
Selain itu, perubahan jadwal makan juga menjadi faktor utama. Saat berpuasa, perut kosong selama lebih dari 12 jam, lalu diisi dengan makanan yang tidak sehat. Ini dapat memicu gangguan pencernaan dan rasa sakit pada lambung.
Pihak Dinkes menyarankan kepada masyarakat untuk tidak langsung mengonsumsi makanan pedas atau asam ketika perut dalam keadaan kosong. Hal ini dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan dan rasa sakit pada lambung.
“Jangan buru-buru makan-makanan yang pedas atau asam. Pasti akan ada gangguan pencernaan, salah itu,” ujarnya.
Meski begitu, puasa sejatinya memiliki manfaat bagi kesehatan jika dilakukan dengan pola makan yang teratur dan seimbang. Misalnya, tidak menunda waktu berbuka puasa dan mendekatkan waktu sahur agar tubuh tetap kuat menjalani ibadah puasa.
“Bagaimana caranya agar orang itu kuat, maka kepada orang yang mau berpuasa ya menyegerakan buka pada saat waktu buka,” ucapnya.
Di samping itu, kesadaran masyarakat dalam menjaga pola makan menjadi kunci utama, terutama bagi warga yang memiliki riwayat penyakit lambung. Perut yang kosong dapat merangsang pengeluaran asam lambung, sehingga penting untuk menjaga konsumsi makanan yang sehat.
“Kalau perut kosong jangan dihantam makanan yang pedas dan asam. Perut kosong itu merangsang pengeluaran asam lambung,” ujarnya.
Penurunan Jumlah Pasien di Rumah Sakit
Menurut Hasan, secara umum angka pasien di rumah sakit Kota Serang justru cenderung menurun selama bulan puasa. Ia menjelaskan bahwa puasa secara alami dapat membantu menjaga kesehatan jika dilakukan dengan benar.
“Kalau saya lihat di rumah sakit pada umumnya, puasa ini agak menurun tingkat kesakitannya. Biasanya seperti itu, karena puasa itu kan sehat sesungguhnya,” tuturnya.
Tips untuk Menghindari Gangguan Lambung
Agar tidak mengalami gangguan lambung selama puasa, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Hindari mengonsumsi makanan pedas, asam, atau berminyak saat perut dalam keadaan kosong
- Lakukan makanan ringan dan seimbang saat berbuka puasa
- Hindari menunda waktu berbuka puasa
- Konsumsi air putih secara cukup untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh
- Jangan mengonsumsi makanan berlebihan saat berbuka
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, masyarakat dapat menjalani puasa dengan lebih sehat dan nyaman.





