Direktur PDAU Terpilih Janjikan Kontribusi PAD Rp1 Miliar dalam Sebulan

Whatsapp Image 2022 08 31 At 21.01.05
Whatsapp Image 2022 08 31 At 21.01.05

PDAU Kuningan Siap Bangkit dari Kondisi Tidak Sehat

Direktur Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) yang baru dilantik menunjukkan komitmen kuat untuk memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1 miliar pada tahun pertama. Hal ini menjadi langkah awal untuk membangun kembali reputasi dan kinerja PDAU yang saat ini dianggap tidak sehat.

Selain target PAD, Direktur PDAU periode 2026-2031 juga berkomitmen untuk menyelesaikan masalah gaji karyawan yang belum dibayarkan sejak Mei tahun lalu. Masalah ini mencakup pembayaran bagi dua orang yang sudah pensiun serta uang pesangon bagi karyawan yang meninggal dunia. Total nilai yang harus dibayarkan hampir mencapai Rp600 juta.

Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, pihaknya meminta kesempatan selama 100 hari kerja setelah pelantikan. Pelantikan dilakukan di Aula Lantai Dua Setda Kuningan, Senin 23 Februari 2026, oleh Bupati H Dian Rachmat Yanuar.

Adang Kurniawan, Direktur PDAU terpilih, menyatakan siap menjawab tantangan yang diberikan. Ia menargetkan kontribusi PAD sebesar Rp1 miliar dalam satu tahun. Selain itu, ia juga berkomitmen menyelesaikan kewajiban perusahaan yang masih tertunggak, termasuk utang yang mencapai lebih dari Rp500 juta. Penyelesaian ini ditargetkan rampung dalam 100 hari kerja guna mengembalikan semangat tim internal.

“Kita akan lakukan konsolidasi, memetakan kondisi PDAU secara menyeluruh, dan menghadirkan solusi. Mohon doa dan dukungan semua pihak,” kata Adang.

Pelantikan dihadiri oleh Wakil Bupati Hj Tuti Andriani, Sekda U Kusmana, Staf Ahli, Asisten Daerah, kepala perangkat daerah, jajaran Perumda Aneka Usaha, serta Direktur PDAU sebelumnya, Hj Heni Susilawati.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada Hj Heni Susilawati yang telah menyelesaikan masa baktinya hingga Oktober 2025. Dirinya menilai dedikasi dan kontribusi yang diberikan menjadi pondasi penting bagi keberlanjutan perusahaan daerah tersebut.

“Kami minta pada direktur PDAU yang baru, agar tetap memegang amanah yang diemban bukanlah tugas ringan. Ia secara terbuka menyebut kondisi PDAU saat ini dalam keadaan tidak sehat dan membutuhkan langkah-langkah strategis untuk pemulihan. Ini tantangan besar. PDAU perlu pembenahan dari sisi kinerja dan sumber daya manusia. Harus ada peningkatan daya saing, pemetaan peluang bisnis, serta kemampuan membangun jejaring. Tanpa itu, sulit bagi perusahaan untuk bangkit,” ujar bupati.

Dia menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang profesional, integritas yang kuat, serta inovasi yang berkelanjutan. Juga meminta agar PDAU tidak terus bergantung pada intervensi pemerintah daerah, melainkan mampu mandiri dan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Diibaratkan, kepemimpinan sebagai ujian di tengah gelombang besar. Nakhoda hebat tidak lahir dari laut yang tenang, melainkan saat dihadapi gelombang cukup dahsyat. Termasuk kepemimpinan diuji saat organisasi dalam kondisi tidak sehat.

“Kami harapkan, PDAU dapat sejajar dengan BUMD lain yang telah sehat dan berkontribusi signifikan, seperti Bank Kuningan dan PDAM Kuningan,” pinta H Dian.

Pos terkait