Pembalap Yamaha yang baru saja bergabung, Toprak Razgatlioglu, menghadapi tantangan dalam tes pramusim MotoGP 2026. Direktur tim Pramac Yamaha, Gino Borsoi, memberikan pembelaan terhadap performa yang belum maksimal dari pembalap asal Turki tersebut. Tes pramusim yang diadakan di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 21-22 Februari 2026, menunjukkan bahwa tim Yamaha masih kesulitan bersaing dengan para pesaing utama.
Keempat pembalap Yamaha tidak berhasil masuk sepuluh besar dalam perhitungan waktu tercepat. Jack Miller, pembalap Monster Energy Yamaha, menjadi yang terbaik dengan posisi ke-16. Ia mencatatkan waktu 1 menit 29,672 detik, hanya 0,064 detik lebih lambat dari Johann Zarco, pembalap Honda. Namun, Toprak Razgatlioglu, yang sebelumnya diharapkan memberikan kejutan di MotoGP, justru berada di posisi ke-21 dari total 22 pembalap yang ikut dalam sesi tes.
Waktu tercepat yang dicatatkan oleh Toprak dalam satu putaran Sirkuit Buriram adalah 1 menit 30,772 detik. Meskipun belum mampu bersaing dengan Ducati, Borsoi tetap optimistis dengan pencapaian timnya. Ia menyatakan bahwa pihaknya terus mencari solusi terbaik untuk motor terbaru mereka.
“Secara keseluruhan, ini (Minggu) adalah hari yang menarik dan kami sangat senang untuk Jack, yang mencatatkan waktu yang baik,” ujar Borsoi. “Kami mencoba banyak solusi berbeda dan menyelesaikan beberapa sesi latihan jarak jauh, dan kecepatan balapan cukup menggembirakan.”
Borsoi percaya bahwa timnya akan bisa bersaing seiring perbaikan setiap pekan saat Grand Prix berlangsung. Ia juga mengakui bahwa tim masih perlu memperbaiki beberapa hal, namun ia puas dengan level yang telah dicapai saat ini.
“Kami akan menggunakan akhir pekan balapan untuk terus meningkatkan pengaturan,” tambahnya. “Kami telah memperkecil jarak dengan kelompok depan, dan yang membuat saya paling bahagia adalah Jack memberi kami umpan balik yang sangat positif tentang spesifikasi motor.”
Namun, Borsoi juga mengakui bahwa Toprak masih di luar ekspektasi. Pembalap asal Turki itu belum bisa menyetel dengan motor Yamaha dengan beberapa keluhannya. Termasuk soal penggunaan ban Michelin yang membuatnya kesulitan menarik gas saat cornering.
Meski begitu, tim Yamaha tetap mendukung performa Toprak yang butuh adaptasi. Tim Pramac Yamaha akan berusaha memenuhi kebutuhan Toprak. “Adapun Toprak, kami dapat mempersempit arah kerja kami dan lebih memahami apa yang berhasil dan apa yang tidak,” ucap Borsoi.
“Meskipun banyak orang mengharapkan hasil besar darinya secara langsung, kami tahu dia membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan belajar. Kami juga perlu memahami sepenuhnya kebutuhannya,” jelasnya. Borsoi tetap optimistis bahwa Toprak masih berada pada jalur yang tepat untuk bersaing di MotoGP.
Di sisi lain, Toprak mulai menemukan sentuhan terbaiknya. Ia sengaja membuntuti Jack Miller untuk mengamati penggunaan ban yang tepat. “Hari ini fokus saya adalah pada simulasi balapan dan juga pada latihan di belakang Jack,” ujar Toprak.
“Saya rasa saya lebih memahami motor ini dan mulai lebih memahami ban ini. Semakin sering saya berkendara, semakin nyaman saya merasa. Saya tahu saya masih perlu banyak meningkatkan kemampuan, termasuk secara mental.”
Toprak akan memulai seri pertamanya di MotoGP Thailand pada 1 Maret 2026.





